Lambat Setorkan Berkas APBDes 2018 Tahap I, Puluhan Desa di Sumenep Tak Bisa Cairkan DD dan ADD

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Lantaran keterlamabatan dan belum menyetorkan berkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018 tahap I, puluhan desa di Kabupaten Sumenep, tidak bisa mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Kepala DPMD Sumenep, A. Masuni menyebutkan, ada 61 data Desa yang belum menyetorkan APBDes-nya. Bahkan Kecamatan Gayam yang terdiri dari 10 Desa belum sama sekali menyetorkan.

Baca Juga :  Nizar Zahro, Kebijakan Pembebasan Biaya Suramadu Mengandung Politisi

“Selain itu, untuk Kecamatan Arjasa ada 12 Desa, Kecamatan Kota ada 1 Desa, Kecamatan Manding ada 5 Desa, Kecamatan Bluto ada 1 Desa dan Kecamatan Guluk-guluk ada 7 Desa yang belum menyetorkan APBDes-nya,” terangnya, Selasa (03/07/2018).

Lebih lanjut Masuni menjelaskan, Desa yang belum menyetorkan APBDes-nya tersebut akibat pengaktifannya proses sistem keuangan desa (Siskeudes), sehingga banyak perangkat Desa yang belum memahami hal itu dan membuat mereka terlambat dalam penyetorannya.

Baca Juga :  Pj Bupati Bangkalan Optimis Program Makan Siang Gratis Sesuai Target

“Masih banyak desa yang kurang paham penggunaan Siskeudes, sehingga proses pelaporannya memakan waktu lama dan mengganggu terhadap proses penyelesaiaan administrasi,” ungkapnya. (sap)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB