Peringati HKN ke 54, Pemkab Sampang Tekankan Mulai Perilaku Hidup Sehat Dari Diri Sendiri

0
353
Pj Bupati Sampang H. Jonathan Judianto didampingi Kapolres Sampang dan Dandim 0828 Sampang, membuka secara langsung Gebyar Germas dalam rangka peringatakan HKN di Gor Indor.

Sampang, (regamedianews.com) – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 yang dilaksanakan di Gor Indoor, Sampang, Madura, Minggu (18/11/2018).

Dalam kesempatan itu Penjabat (Pj) Bupati Sampang H. Jonathan Judianto mengatakan, peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 tersebut mengangkat tema “Aku Cinta Sehat”.


Baca juga Jaring Atlet Terbaik, KONI Bakal Gelar Porkab Sampang

“Mulai hidup sehat ini dari kita sendiri, sejalan dengan Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat yang menekankan kesadaran tiap individu, untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

H. Jonathan Judianto juga menuturkan, peringatan HKN ke 54 itu sebagai momentum untuk mengingatkan, bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila komponen masyarakat berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan upaya promotif, preventif, tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif.

“Mengubah pola hidup ke arah promotif dan preventif dengan menekankan perilaku hidup sehat, dimulai dari diri sendiri merupakan salah satu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” tuturnya.

Lebih lanjut H. Jonathan mengungkapkan, banyak permasalahan kesehatan terjadi di Kabupaten Sampang, baik angka kemiskinan, angka kematian Ibu, kematian Bayi dan kasus gizi buruk. Dengan hal tersebut menurutnya semua Puskesmas di Kabupaten Sampang berperan optimal lagi.

Baca juga BPJS Kesehatan Ajak Pelajar Budayakan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

“Saat ini kita masih menghadapi tantangan permasalahan kesehatan yang masih terjadi di Kabupaten Sampang, diantaranya masih tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi,” ungkapnya.

Pj Bupati Sampang menyampaikan sambutan dan pemaparan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54.

Pria yang kerap disapa Pak Jo ini juga memaparkan, Desa ODF (Open Defecation Free) yang baru 30%. Tingginya kasus gizi buruk dan meningkatnya penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes.

“Hal ini harus segera diselesaikan, jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup sehat saat ini dan yang akan datang. Puskesmas sebagai Unit kesehatan terdepan, diharapkan bisa berperan optimal, menggerakkan seluruh potensial yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan kesehatan tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut H. Jonathan mengungkapkan, Puskesmas dan tenaga kesehatan masyarakat harus mengambil peran mencerdaskan masyarakat, untuk hidup sehat dengan secara aktif dan berkelanjutan melakukan upaya promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Saat ini alokasi anggaran bidang kesehatan yang disiapkan pemerintah cukup besar, sehingga besar pula harapannya agar permasalahan kesehatan diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Dengan seperti ini peran Puskesmas dan tenaga kesehatannya ikut serta secara aktif membantu mencerdaskan masyarakat dengan hidup sehat dan bersih. Karena saat ini alokasi anggaran dibidang kesehatan cukup besar dan harapan besar pula jika ada permasalahan kesehatan segera diselesaikan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya mengajak seluruh insan kesehatan agar menjadikan peringatan HKN tersebut sebagai momentum merefleksikan kembali, sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan.

“Sejauh mana sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur untuk mewujudkan kesehatan. HKN ini sebagai momentum merefleksikan diri, sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan dan sejauh mana sektor yang dilibatkan,” ucapnya.

Jonathan juga memerintahkan, Peringatan HKN ke 54 tersebut harus memacu, mengobarkan semangat melayani, menggerakkan, menangkap aspirasi masyarakat, memandirikan, memberdayakan masyarakat dalam mencapai derajat kesehatan yang setingi-tingginya dengan dimulai dari diri kita masing-masnig.

“Keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor, oleh karena itu pemerintah mendorong terlaksananya gerakan masyarakat hidup sehat. Dengan Germas kita mengajak lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat yang bermentalitas dan berperilaku hidup sehat,” pungkasnya.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya program kesehatan, baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, organisasi masyarakat. Sehingga di masa yang akan datang, pembangunan kesehatan akan terus mengalami kemajuan serta menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan mampu bersaing dengan bangsa lain.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan HKN ini, semoga pembangunan kesehatan masyarakat terus mengalami kemajuan, sumber daya manusia (SDM) sehat dan mampu bersaing dengan bangsa lain,” harapnya. (adi/har)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here