Maulid Nabi, Kapolda Jatim Gelar Silaturahmi Dengan Aliansi Ulama Madura

0
324
Kapolda Jatim saat disambut Aliansi Ulama Madura di Pamekasan

Pamekasan, (regamedianews.com) – Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, mekakukan silaturahmi ke Pulau Garam Madura tepatnya ke kota Gerbang Salam Pamekasan, pada Selasa (20/11/2018).

Kedatangan pimpinan tertinggi di Jajaran Polisi Daerah Jawa Timur itu didampingi langsung oleh Dirintelkam Polda Jatim Kombes Teddy AW dan Kabidhumas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, beberapa petinggi beberapa Polres di Madura serta KH Ali Badri, guna menjalin silaturahmi bersama Para Santri dan Ulama Madura di Kantor Aliansi Ulama Madura (Auma) di Pamekasan.


Kedatangan Kapolda Jatim Irjen Drs Luki Hermawan beserta rombongan di Sekretariat Aliansi Ulama Madura (AUMA) ini disambut langsung oleh Ketua Umum AUMA KH. Karrar Sinhaji beserta Para Ulama dan Habib se Wilayah Madura.

Baca juga Deklarasi Relawan Jokowi di Bangkalan Ajak Bersaing dengan Santun

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Jatim mengatakan, guna mengisi maulid nabi dengan silaturahmi kepada toko Ulama’ Madura yang tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (Auma).

“Kunjungan ini untuk mempererat tali silaturrahmi antara Polri dengan keluarga Besar AUMA,” ujarnya.

Kapolda juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada para ulama’ dan Habib yang hadir pada kegiatan tersebut, karena menurutnya silaturahmi yang berlangsung itu akan sangat besar manfaatnya.

Menurutnya, sejak pertama kali berdinas di Jatim, dirinya melakukan sowan kepada para ulama, termasuk dipamekasan beberapa waktu dirinya juga sempat berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.

Baca juga Ratusan Ulama’ Ribuan Masyarakat & Tokoh Masyarakat Hadiri Acara Maulid Nabi Dikediaman H. Hisan

“Beberapa waktu lalu kami juga menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan KH. Moh Samsul Arifin Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar,” imbuhnya.

Tak hanya itu Kapolda juga berpesan agar tetap menjaga kerukunan antar masyarakat serta tidak mudah terprovokasi, terutama berita-berita yang berupaya untuk memecah belah bangsa dan negara dan kesatuan Republik Indonesia. (bik/br)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here