Tahan Imbang PSMS Medan, Ini Komentar Pelatih Madura United

0
321
Pelatih Madura United FC (Gomes De Oliviera).

Madura, (regamedianews.com) – Dalam laga lanjutan Madura United bertandang ke markas PSMS Medan, di Stadion Teladan, pada Sabtu (17/11/2018) kemarin, tim kebanggaan orang Madura ini harus membawa pulang skor imbang.

Disisi lain, atas raihan skor tersebut Pelatih Madura United Gomes De Oliviera menilai gol pertama tim tuan rumah membuat pemainnya gugup, sehingga tuan rumah mampu memaksa laga berakhir imbang 3-3 pada pekan ke-31 Liga 1 2018.


Madura United mampu unggul tiga gol di babak pertama, hasil akhir diperkirakan berpihak kepada Laskar Sape Kerrab. Namun PSMS mampu bangkit untuk memaksa pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Baca juga Gomes: Rindu Gol dan Kemenangan Madura United

“Kami menang babak pertama, mereka di babak kedua. Gol mereka di babak kedua terjadi terlalu cepat. Setelah gol pertama, pemain menjadi gugup, gol kedua tambah parah, dan akhirnya tercipta gol ketiga,” ungkap Gomes, Rabu (21/11).

Gomes juga mengungkapkan, ia mencoba turunkan tempo, tapi PSMS memainkan tempo tinggi dan tidak bisa mengimbangi itu. Ia mengaku senang atas keberhasilan mencetak gol ke gawang PSMS Medan.

Baca juga Kalah Dikandang Sendiri, Pelatih Madura United: Kami Merasa Kecewa

“Saya senang sekali sudah berhasil cetak tiga gol. Saya tidak melarang pemain untuk shooting. Saya sudah bicara di ruang ganti untuk tetap fokus, permainan belum selesai. Tapi kami gagal kontrol kemenangan di depan mata. Gagal bawa tiga poin. Tapi satu poin ini sudah sangat berharga.”

Gomes menambahkan, cederanya bomber asing Mamadou Samassa di pertengahan babak pertama memberikan pengaruh terhadap permainan Madura United. Namun ia mengakui tak bisa berbuat banyak.

“Samassa cedera, apa yang bisa kami buat. Dia sangat penting untuk tim, dan kami sedikit kehilangan cara bermain. Tapi itu kenyataan, dan harus kami perbaiki ke depannya,” pungkasnya. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here