Razia Pengamen di Sampang, Satpol PP Nyamar Jadi Preman

- Jurnalis

Minggu, 6 Januari 2019 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai dikasih arahan, para pengamen dan anak jalanan di Sampang yang terjaring razia Satpol PP langsung di gunduli.

Usai dikasih arahan, para pengamen dan anak jalanan di Sampang yang terjaring razia Satpol PP langsung di gunduli.

Sampang, (regamedianews.com) – Anak jalanan terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang di beberapa titik lokasi di kota Sampang, Minggu (06/01/2019) sore.

Razia rutin ini sudah direncanakan sejak lama, sampai menunggu waktu yang tepat untuk melakukan razia. Alhasil banyak pengamen dan anak jalanan terjaring razia.

Baca juga Selama Sebulan Polres Bangkalan Ungkap 111 Kasus

Operasi dilakukan mulai 15.30 wib dengan beranggotakan 7 orang yang berpakaian preman dan menyebar di titik pengepungan, yakni perempatan Jl. Jaksa Agung Suprapto, perempatan Jl. Trunojoyo Monumen, dan Jl. Jamaludin tepatnya di taman bunga.

Baca Juga :  DPD RI LaNyalla Mattalitti Temui Ketum PBNU Bicara Kebangsaan

Petugas berhasil mengamankan, 14 orang yang terdiri dari pengamen dan anak jalanan. Rata-rata yang terjaring razia berasal dari Pamekasan.

Pelaku yang tertangkap ialah pelaku lama yang berasal dari perbatasan Sampang Pamekasan, ada yang telah terjaring razia selama 5 kali.

Terdapat juga pengamen yang sudah menikah, ketika diintrogasi ia mengelak bahwasannya dari hasil ngamen tersebut untuk menafkahi keluarganya. Ada juga yang kedapatan membawa minuman beralkohol.

Baca Juga :  Kader PPP Bangkalan Diminta Bergerak Total Menangkan Mathur-Jayus

Baca juga Polisi Ciduk Tiga Anak Punk Di Bangkalan

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Sampang Chairijah mengatakan, bahwa semua yang terjaring razia akan dibawa ke Polres untuk selanjutnya dilakukan penyidangan.

“Semua pelaku akan ditindak berdasarkan jenis pelanggarannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya. Ia menambahkan seharusnya anak-anak tersebut menikmati dunia pendidikan. (hsn/har)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB