Kemah Lingkungan Bersama Koramil Margoyoso dan Karang Taruna Desa Soneyan

- Jurnalis

Minggu, 27 Januari 2019 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kekompakan anggota Koramil 06/Margoyoso dengan masyarakat dan siswa-siswi SD setempat saat menanam pohon.

Kekompakan anggota Koramil 06/Margoyoso dengan masyarakat dan siswa-siswi SD setempat saat menanam pohon.

Pati, (regamedianews.com) – Kemah Lingkungan yang di selenggarakan oleh Karang Taruna Desa Soneyan, kali ini mengagendakan penanaman sejumlah pohon di sepanjang bantaran sungai mbulu yang terletak di Dukuh Clangap, Minggu (27/01/2019).

Dalam kegiatan kemah lingkungan turut hadir dari berbagai elemen masyarakat dan jajaran birokrasi di Kecamatan Margoyoso,baik dari kecamatan maupun dari Koramil 06/Margoyoso.

Selain itu, terlihat sejumlah siswa maupun siswi SD di Desa Soneyan, juga turut serta mensukseskan kegiatan ini guna menanamkan rasa Cinta tanah air dengan bentuk melestarikan lingkungan.

Baca Juga :  Kangkangi Peraturan Walikota Surabaya, Cafe Escobar Layak Ditutup Permanen

Babinsa Desa Soneyan Serka Wahyudi di sela-sela kegiatan menyampaikan, pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam yang baik tentunya membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk anak muda dan anak usia dini.

“Karena agar dapat berjalan dengan baik selain itu dapat menjadikan anak muda sebagai pionir dan teladan, dalam prinsip ramah lingkungan. Mulailah dari diri sendiri, mulailah dari sini dan saat ini,” tuturnya.
 
Dalam kesempatan yang sama ketua panitia kemah lingkungan Teguh Tri Waluyo mengatakan, ia minta tekad bersama untuk menjaga lingkungan dan hutan di sekitar kita agar Alam tetap terjaga.

Baca Juga :  Tarif Angkutan Antar Kota dan Provinsi di Sampang Naik Signifikan

“Sehingga akan memberikan fungsinya kepada manusia, mulai dari fungsi pembawa atau media, produksi sampai pada fungsi informasi, spiritual atau healing. Semua itu untuk kesejahteraan manusia,” tandasnya.

Sementara Teguh tri waluyo tokoh penggerak pemuda mengatakan, salah satu penyebab banjir atau longsor adalah kerusakan lingkungan, yang disebabkan oleh manusia sendiri.

“Sehingga salah satu solusi adalah, melalui pendekatan budaya yang didalamnya mengandung nilai-nilai kearifan lokal untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya. (ipl)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB