Walikota Cimahi: Adanya PHBS Semoga Bisa Merubah Menjadi Budaya Prilaku

- Jurnalis

Minggu, 21 April 2019 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Walikota Cimahi saat meninjau kampung PHBS di RW 12, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara.

Rombongan Walikota Cimahi saat meninjau kampung PHBS di RW 12, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara.

Cimahi, (regamedianews.com) – Walikota Cimahi Ajay M Priatna berkunjung ke RW 12, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, melihat kondisi yang akan di nilai ketingkat nasional untuk mewakili Cimahi, dalam lomba Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), Minggu (21/04/2019).

Ajay mengatakan, pihaknya berkunjung untuk mengontrol ke daerah yang mudah mudahan menjadi inspirasi, seperti wilayah RW 12, kondisinya bersih, tertata rapih dan memanfaatkan tempat sebaik mungkin, seperti tembok bergambar dan di jadikan tempat tanaman.

“Mudah mudahan prilaku ini tidak karena akan menghadapi penilaian dari tingkat pusat yang akan dilaksanakan tanggal 29 april mendatang, namun menjadi prilaku budaya”, tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Sampang Akan Jadikan Desa Marparan Sebagai Destinasi Wisata Mangrove

Kedepannya menurut ajay, dalam program jangka pendeknya karena sudah mendekati penilaian PHBS mari bersama-sama jaga prilaku hidup sehat, jangka panjangnya budaya prilaku masyarakat menjadi mengerti merawat hidup sehat.

Hal senada juga di utarakan Camat Cimahi Utara Dani Bastiani, pihaknya untuk melihat langsung kondisi persiapan perlombaan nanti. “Terpenting dengan lomba ini kita sedikit demi sedikit bisa merubah menjadi prilaku budaya, minimal masyarakat bisa merubah secara prilaku, dan tentunya semoga menang itu targetnya”, ucapnya.

Baca Juga :  Syamsul Muarif: Yang Kalah Tak Harus Patah Semangat

Disaat yang sama Lurah Cibabat Sodikin juga menambahkan, masyarakat Cibabat khususnya ingin berubah. Karena jika sudah sakit biayanya sangat mahal, namun dengan pola ini jika dijalankan kesehatan masyarakat akan terjaga.

“Dan sesuai dengan program ini, berbudaya bukan berarti hanya berkesenian namun banyak yang harus kita lakukan dengan budaya itu sendiri. Harapannya kita menjadi pemenang namun bukan itu yang menjadi pokok, tapi perubahan pola hidup masyarakat yang terpenting”, harapnya. (agil)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB