Diduga Panitia Main Curang, Kontestan Pemilu Tantang KPU Bangkalan Hitung Ulang Suara Dapil 5

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2019 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdurrahman Tohir saat menyampaikan kepada regamedianews.com di  Dunkin' donuts di Jl. KH Moh Kholil, Bangkalan,

Abdurrahman Tohir saat menyampaikan kepada regamedianews.com di Dunkin' donuts di Jl. KH Moh Kholil, Bangkalan,

Bangkalan, (regamedianews.com) – Peserta kontestan  pemilu dari Partai Demokrat Dapil 5 nomor urut 1 atas nama Abdurrahman Tohir, menggelar konferensi pers terkait hilangnya hasil suara yang diduga terjadi permainan dari salah satu oknum penyelenggara pemilu, Senin (29/04/2019).

Bertempat di Dunkin’ Donuts di Jl. KH Moh Kholil, Bangkalan, Abdurrahman menjelaskan, keinginannya membongkar kotak suara kepada KPU Bangkalan dan dilakukan penghitungan ulang untuk membuktikan bahwasannya ada permainan politik yang terjadi saat pemilu serentak pada 17 April 2019 lalu.

“Pemilu tanggal 17 April itu hanyalah ceremonial, pemilu yang terjadi sebenarnya adalah tanggal 18-22 April hingga rekapitulasi penghitungan surat suara di PPK. Seterusnya hingga pengumuman resmi dari KPU pusat, karena semua hasil suara akan berubah”, ujarnya.

Ia menganggap, demokrasi yang terjadi saat ini telah gagal. Dirinya mengaku bukti nyata telah terjadi padanya. Menurut Abdurrahman, hilangnya jumlah suara bukan menjadi persoalan utama, namun ketegasan dan pesta demokrasi ini harus dijunjung tinggi. Oleh sebab itu, Abdurahman Tohir menginginkan untuk membuka kotak suara dan mencocokkan data pleno per TPS khususnya di Dapil 5. Kecamatan Kamal, Tragah, Labang, dan Kwanyar.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Kabupaten Sampang Ke 396, Bupati dan Wabup Ziarah Ke Makam Rato Ebu

“Coba bayangkan hasil rekapitulasi perhitungan surat suara di Kecamatan Labang hanya mendapat 27 suara. Padahal hasil C1 yang diperoleh dari saksi jumlah suara yang diperoleh dari satu desa saja sudah ada sekian ratus”, jelasnya dengan menunjukkan form C1.

Abdurrahman Tohir juga menantang KPU, jika apa yang disampaikan menurutnya salah, ia siap dan rela angkat kaki dari Kabupaten Bangkalan untuk selama-lamanya. Bahkan, pihaknya menjelaskan saksi yang diutus tidak diperbolehkan menyampaikan hak suaranya, untuk menanyakan ke mana hilangnya suara. Bukan hanya itu, untuk pengiriman subsidi makan saksi saat itu juga tidak diperbolehkan, dengan alasan tidak boleh masuk ke areal TPS.

Baca Juga :  Dua Pemain Pilar Madura United Siap Berlaga Hadapi Persib Bandung

“Bagi saya, panitia tidak serius dalam menjalankan tugas, tidak netral. Padahal sudah disumpah, tapi nyatanya panitia malah berlaku sebaliknya. Hal ini yang membuat saya ingin mengusut ini sampai tuntas bahkan hingga nasional”, tegasnya.

Saat ini Abdurrahman Tohir sudah melaporkan kepada Bawaslu Kabupaten dan melakukan tindakan hukum bagi oknum yang berbuat curang selama proses Pemilu. “Jika Bawaslu Bangkalan tidak dapat menggubris akan saya laporkan ke Bawaslu Jatim”, tegasnya mengakhiri konferensi pers.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Sholeh membenarkan laporan dari Abdurrahman. Bahwa menurutnya laporan tersebut dalam proses pembahasan. “Apabila kami menemukan temuan kecurangan, semoga secepatnya bisa memberikan pemberitahuan kepada KPU namun sampai saat ini kami dalam proses pembahasan”, pungkasnya. (sfn/fuz/tfk)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB