Kompak, Satu Keluarga Kaya Punya Motor Bodong

- Jurnalis

Selasa, 16 Juli 2019 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lumajang (AKBP. M. Arsal Sahban) tengah mengintrogasi langsung kepada pemilik motor bodong.

Kapolres Lumajang (AKBP. M. Arsal Sahban) tengah mengintrogasi langsung kepada pemilik motor bodong.

Lumajang, (regamedianews.com) – Operasi motor bodong door to door di Desa Sumberwringin, Lumajang, dengan sasaran langsung ke rumah-rumah warga, mendapatkan cerita yang unik. Sebuah rumah yang terbilang mewah, dengan bangunan permanen dan halaman luas tapi satu keluarga menggunakan motor bodong. Sebut saja Kakak, adik dan bibinya masing-masing memiliki 1 motor bodong, Senin (15/07/2019).

Dalam kegiatan yang dilangsungkan sekitar 1 jam ini, Polres Lumajanh berhasil menemukan motor bodong di salah satu rumah warga. Tak tanggung-tanggung, ada 3 motor yang berada di rumah tersebut dan semuanya ternyata adalah motor bodong. Selain tidak bisa menunjukan STNK dan BPKB, nomor rangka dan nomor mesin dari motor tersebut telah dirusak. Ketiga motor tersebut adalah Honda Beat Putih, Yamaha Vega yang telah dirubah menjadi trail, serta Yamaha Vega R warna hitam-biru.

Baca juga Keren, Gaya Menembak Tim Cobra Diatas Motor Trail

Saat ditanya pihak kepolisian, para pemilik motor bodong tersebut sempat berkelit bahwa motornya adalah milik kakaknya yang sedang bepergian. Namun setelah didesak, iapun mengakui bahwa motor tersebut adalah miliknya.

Baca Juga :  Tim Futsal Porprov Sampang Kembali Asah Kemampuan

“Kecurigaan bermula saat melihat kunci kontak motor tersebut yang ternyata telah rusak. Kami berusaha mengecek nomor rangka dan nomor mesin pun, dibuat kaget setelah melihat ternyata sudah digosok oleh sang pemilik. Plat nomor kendaraan tersebut ditelusuri, ternyata plat nomor kendaraan yang dipakai merupakan identitas kendaraan dari wilayah Pasuruan”, terang Kapolres Lumajang AKBP. M. Arsal Sahban.

Orang nomor satu di Polres Lumajang inipun kembali mengingatkan agar tak tergiur dengan harga murah motor bodong. “Jangan sampai tergiur dengan harga murah motor bodong, karena dibalik motor bodong yang anda miliki, sebenarnya ada pemiliknya yang sah”, tandasnya.

Baca juga Kena Razia Door To Door, Pemilik Motor Bodong: BPKBnya Ada di Bank ?

Arsal mengungkapkan, proses mendapatkan motor tersebut sebelum sampai ke tangan kalian, mungkin dari hasil Begal. Dalam prosesnya mungkin ada yang terluka, ada yang trauma atau bahkan ada yang meninggal dunia karena di Begal. Jadi kita harus memikirkan nasib mereka juga.

Baca Juga :  Selipkan Pisau Dipinggang, Warga Sumenep Diringkus Polisi

“Hari ini saya sangat kaget mendapati dalam satu keluarga, semuanya menggunakan motor bodong. Total ada 3 motor bodong yang saya dapati dalam satu rumah, padahal rumahnya tergolong mewah. Kakak, adik, bibik semuanya pake motor bodong”, ungkapnya.

Untuk itu, tambah Arsal, operasi motor bodong door to door akan dilanjutkan terus. Ia ingin memutus mata rantai begal dan curanmor. Secara ekonomi, semakin tinggi permintaan maka suplainya akan meningkat. Jadi kalau permintaan motor bodong tinggi, maka suplai motor bodong juga meningkat.

“Masalahnya, suplai motor bodong berasal dari proses begal maupun curanmor. Sehingga untuk memutus mata rantai begal dan curanmor, bisa kita tekan di permintaannya. Kalau tidak ada peminat, dengan sendirinya begal maupun curanmor akan hilang”, tegas Arsal. (har)

Berita Terkait

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam
Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan
Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus
Curanmor Mendominasi Kriminalitas di Sampang
Sampang Darurat Narkoba, 174 Tersangka Diringkus!
Polres Sampang Tuntaskan 260 Kasus Kriminal Sepanjang Tahun 2025
Polres Sampang Sikat Sindikat Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:27 WIB

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:42 WIB

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:49 WIB

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:08 WIB

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:59 WIB

Curanmor Mendominasi Kriminalitas di Sampang

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB