KKN 85 UTM Buat Kripik Singkong Berinovatif

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2019 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose bersama kelompok KKN 85 UTM dengan beberapa warga Desa Kesek, Bangkalan, usai kegiatan penyuluhan.

Pose bersama kelompok KKN 85 UTM dengan beberapa warga Desa Kesek, Bangkalan, usai kegiatan penyuluhan.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Penyuluhan dan pelatihan Kwu (kewirausahaan) yang dilaksanakan pada Minggu (21/7/2019) kemarin, di Desa Kesek, Bangkalan, Madura oleh kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 85 Universitas Trunojoyo Madura berjalan dengan lancar.

Diadakannya penyuluhan dan pelatihan Kwu di Desa Kesek bertujuan untuk membangun perekonomian desa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa tersebut.

Salah satu anggota KKN 85 UTM, Yuli mengatakan, saat melakukan survey mengenai Sumber Daya Alam (SDA), yang menjadi salah satu SDA unggulan di Desa Kesek ini ialah singkong.

Baca Juga :  Klinik Utama Qona'ah, Pilihan Paling Tepat Untuk Masyarakat Sampang

“Jadi setelah kami survey sebelum KKN mulai, kami mendapatkan informasi bahwa SDA dari desa ini salah satunya adalah singkong. Jadi dengan memanfaatkan SDA desa ini, kami membuat keripik singkong yang bisa dibilang lebih inovatif”, tandasnya.

Baca Juga :  Gunakan Pakaian Beragam, 4.800 Mahasiswa Baru UTM Ikuti Pengenalan Kampus

Selain itu, KKN 85 juga menerepakan inovasi baru dalam pengemasan produk keripik sikong ini dengan disertai varian rasa. “Iya jadi keripik singkongnya gak seperti yang ada saat ini. Ada varian rasa yang menarik seperti coklat, keju, balado, dan bbq”, ujarnya.

Sekedar diketahui, warga yang saat itu mengikuti program penyuluhan dan pelatihan Kwu sangat antusias dalam serangkaian acara, serta bersemangat. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB