Pasca Sidak Bupati, Kepala UPTD Puskesmas Kedungdung ‘Terlempar’ Ke Pulau Mandangin

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2020 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat sidak ke Puskesmas Kedungdung.

Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat sidak ke Puskesmas Kedungdung.

Sampang, (regamedianews.com) – Inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Sampang bukan hanya sekali dilakukan, harusnya hal itu menjadi perhatian dan pembelajaran oleh para pejabat dan pegawai dilingkungan Kabupaten Sampang.

Karena jika tidak, sanksi dan teguran keras pasti akan dilakukan seperti kejadian beberapa hari lalu di Puskesmas Kecamatan Kedungdung.

Baca Juga suami kabur polisi bekuk istri terduga bandar mdan kurir narkoba di banyuates

Orang nomor satu di Kabupaten Sampang itu dibuat geram saat melakukan inspeksi mendadak, pada Senin (13/1/20) kemarin, tidak menemukan petugas yang seharusnya standby memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahkan yang ada hanya petugas magang saja.

Baca Juga :  Wabup Pamekasan; Masyarakat Juga Perlu Awasi Pengguna APBD 2018

Baca Juga catat 2024 asn di jakarta akan dipindah ke ibu kota baru kaltim

Dan buntut dari sidak tersebut akhirnya empat orang pegawai dikabarkan harus rela dimutasi sebagai wujud penyegaran, diantaranya Kepala UPTD Puskesmas Kedungdung.

Kabar mutasi tersebut langsung dibenarkan oleh Kabid Mutasi BKPSDM Sampang Arief Lukman Hakim. Menurutnya, 4 orang tersebut terdiri dari dua dokter dan dua perawat.

Baca Juga :  Berdalih Takut Dikomplain Partai, KPU Sampang Belum Bisa Sebutkan 25 Nama Bacaleg TMS

“Kepala UPTD Puskesmas Kedungdung dimutasi di UPTD Puskesmas Pulau Mandangin, satu dokter dan satu perawat dimutasi ke Puskesmas Bunten Barat, dan satu perawat lagi dimutasi ke Puskesmas Ketapang. ini untuk penyegaran dan kebutuhan organisasi terutama peningkatan pelayanan kesehatan”, paparnya saat dikonfirmasi salah satu wartawan. (fan/adi/har)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB