Status Menjadi Tersangka, ‘Allby Madura’ Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Polres Sampang saat melakukan press release kasus ujaran kebencian.

Sampang || Rega Media News

Setelah menyerahkan diri pada Selasa dini hari karena dilaporkan Himpunan Alumni Karang Durin (Himaka), akhirnya pemilik akun Allby Madura atau pemilik nama asli Mohammad Sya’roni warga Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, ditingkatkan statusnya menjadi tersangka oleh penyidik Polres setempat.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafid dalam konferensi persnya, Kamis (8/10/20) siang.

“Kami telah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi,” ujar Hafidz.

Mantan Kapolres Tebo Jambi inipun membeberkan motif pemilik akun Alby Madura tersebut, hingga modus terkait penghinaan yang dilakukan.

“Modus tersangka mentransmisikan informasi terkait penghinaan dan fitnah, karena postingan komentar akun Allby Madura menyerang kehormatan kiai Karang Durin,” paparnya.

Polisi juga menyita barang bukti berupa HP merek Oppo, kemudian beberapa screenshot percakapan dan bukti surat pernyataan yang pernah dibuat Sya’roni pada 2018 silam.

Tersangka juga terancam hukuman 6 tahun penjara. Karena melanggar Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Tersangka terancam hukuman 6 tahun penjara,” pungkasnya. (adi/sit/har/zn)

Pos terkait