Aksi Demo Kejari Sampang Ricuh, Barisan Polisi Ditrobos

- Jurnalis

Rabu, 24 Maret 2021 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak puluhan massa aksi demo mencoba merengsek masuk kedalam kantor Kejaksaan Negeri Sampang.

Tampak puluhan massa aksi demo mencoba merengsek masuk kedalam kantor Kejaksaan Negeri Sampang.

Sampang || Rega Media News

Aksi demo gabungan aktivis anti korupsi yakni JCW, Jaka Jatim dan MDW, untuk mempertanyakan tindak lanjut penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Sokobanah Daya, Sampang, Madura, berlangsung ricuh, Rabu (24/03/21).

Kericuhan tersebut dipicu, lantaran pendemo meminta agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang diminta keluar untuk menemui massa. Namun, sayangnya orang nomor satu di Kejari tersebut tidak kunjung keluar.

“Karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, jadi diminta perwakilan saja, kita akan diskusi didalam bersama Kajari,” ungkap Kasi Intelijen Kejari Sampang, Ahmad Wahyudi dihadapan massa.

Sementara itu, salah satu koordinator aksi Busiri menegaskan, pihaknya hanya ingin meminta Kajari Sampang yang baru, untuk keluar menemui massa. Ingin mempertanyakan langsung kejelasan penanganan kasus DD Sokobanah Daya.

Baca Juga :  Pertama di Madura, Pemkab Sampang Gratiskan Biaya Pengobatan Masyarakat

“Kejaksaan sudah melakukan tahap penyelidikan, bahkan sudah mengambil kesimpulan telah ditemukan adanya bukti yang cukup. Tapi sampai sekarang tidak jelas,” teriak Busiri dalam orasinya, Rabu (24/03).

Setelah koordinator aksi berorasi cukup lama didepan kantor Kejari, namun Kajari tetap tidak kunjung keluar menemui pendemo, hingga suasana unjuk rasa mulai memanas dan bersitegang dengan petugas.

“Tolong temui kami pak Kajari, kita sudah berpanas-panasan diluar. Temui kami, karena anda digaji dari uang rakyat,” teriak Farida yang juga koordinator aksi.

Selang beberapa menit kemudian, suasana unjuk rasa pun menjadi panas lantaran pendemo diabaikan menemui Kajari. Akhirnya pendemo menerobos barisan polisi yang berjaga hingga merangsek masuk ke halaman kantor Kejari.

Baca Juga :  Sejumlah ASN di Aceh Selatan Belum Jelas "Dimana Berkantor"

Tak hanya disitu, setelah pendemo berhasil menerobos barisan polisi, para pendemo tetap melakukan orasinya didepan pintu masuk ruang lobby kantor Kejari, dan tetap memaksa agar Kajari keluar menemui pendemo.

“Kami minta perwakilan saja masuk ke ruangan, untuk menyampaikan segala tuntutannya. Karena masih masa pandemi jadi diminta perwakilan saja,” ucap Kasi Pidana Umum Kejari Sampang, Budi Darmawan.

Setelah berorasi cukup lama dan Kajari tetap tidak mau menemui peserta aksi, akhirnya pendemo membubarkan diri. Namun akan kembali melakukan demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB