84 Pokmas di Sampang Mulai Lakukan Pencairan

- Jurnalis

Minggu, 19 September 2021 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi pencairan anggaran proyek Pokmas.

Caption: ilustrasi pencairan anggaran proyek Pokmas.

Sampang || Rega Media News

Sebanyak 84 Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Kabupaten Sampang, Madura, saat ini mulai melakukan pencairan dana hibah, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021.

Kepala Pembantu UPT Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Sampang Moh. Haris mengatakan, laporan terakhir dari 84 Pokmas tersebut akan terus ada tambahan pencairan.

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Robohkan Tenda Posko Covid-19 Sampang

Sebab, Pokmas yang sudah realisasi ini, memang sebelumnya sudah melengkapi persyaratan, dan rata-rata 84 titik Pokmas tersebut mendapatkan anggaran senilai Rp 200 juta.

“Jenis kegiatan dana hibah tersebut bermacam-macam, diantaranya pembangunan jalan, saluran drainase, tandon dan plengsengan,” katanya, Minggu (19/09/21).

Lebih lanjut Moh. Haris menuturkan, Pokmas yang masuk pada pihaknya tahun 2021 ini sebanyak seribu titik.

“Dari seribu paket Pokmas ini belum bisa dipastikan apakah masuk semua atau tidak, karena SK-nya belum diterima. Namun, informasi yang kami terima ada pemangkasan sebanyak 40 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Jumlah Penderita Penyakit Kusta di Sampang Tertinggi Ketiga se-Jatim

Moh. Haris menambahkan, agar dana hibah miliaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini bermanfaat bagi masyarakat Sampang, maka perlu pengawasan dari semua pihak.

“Dana hibah melalui Pokmas ini sangat banyak, jadi perlu pengawasan yang serius agar manfaatnya betul-betul dinikmati oleh masyarakat Sampang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB