Mahasiswa FEB UTM Gagas Layanan Digital GGSSpeed.id

- Jurnalis

Rabu, 6 Oktober 2021 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: launching GGSSpeed.id di ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Caption: launching GGSSpeed.id di ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Bangkalan || Rega Media News

GGSSpeed.id merupakan salah satu platform layanan sesuai permintaan konsumen yang bermarkas di Telang, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan yang digagas mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tersebut, kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran makanan dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi.

Founder GGSSpeed.id, A. Wasil A Yunis menjelaskan, lahirnya usaha UMKM layanan berbasis digital ini, bentuk inovasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan bisnis digital. Menurutnya, GGSSpeed hadir ditengah masyarakat Bangkalan, untuk memberikan pelayanan yang mudah dan praktis serta murah.

“Disini kami juga buka semua layanan, baik dari transportasi motor dan driver. Selain itu kami juga membuka jasa antar jemput barang dan transaksi melalui bitcoin,” kata Anis usai menggelar Launching GGSSpeed.id di ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTM, Rabu (06/10/21).

Yunis menambahkan, untuk mendapatkan layanan dari GGSSpeed, masyarakat dapat menginstal aplikasi GGSSpeed di playstore. Dalam aplikasi tersebut segala bentuk pelayanan dan kegiatan transaksi dapat dilakukan. 

Baca Juga :  Razia Seminggu, Polisi Bangkalan Sita 122 Unit Motor

“Untuk mendapat pelayanan dari GGSSpeed masyarakat tinggal download aplikasinya di Playstore. Kemudian dalam aplikasi ini nanti dapat diarahkan untuk MoU maupun mitra dengan UMKM yang ada di Kabupaten Bangkalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEB UTM Dr. A. Yahya Surya Winata menuturkan, di launchingnya GGSSpeed tersebut merupakan inovasi bisnis online yang digagas mahasiswa program studi manajemen FEB UTM.

Menurutnya, secara akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM sudah menyajikan mata kuliah, tentang bisnis digital maupun star up. Sehingga hal tersebut bisa mendukung dalam pengembangan diri mahasiswa untuk memulai usaha ditengah banjirnya teknologi.

Dr. Yahya juga berharap, mahasiswa FEB UTM bisa memulai bisnis sejak masa kuliah. Dengan memanfaatkan segala potensi di bidang star up. Menurutnya, untuk memulai hal tersebut seharusnya tidak perlu menunggu lulus, karena memulai bisnis adalah sesuatu kegiatan yang butuh gerakan secara langsung.

“Jadi kami berharap dengan momentum lahirnya sebuah inovasi baru ini bisa menjadi fase bagi mahasiswa yang lain untuk memulai bisnis dari massa kuliah, tidak perlu menunggu lulus sehingga setelah lulus bisa membuka lapangan pekerjaan yang bisa bermanfaat pada masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  JOKER Apresiasi 4 Atlet Omben Peraih Medali Porprov Jatim

Sedangkan menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyampaikan apresiasi atas lahir usaha UMKM yang bergerak di bidang pelayanan berbasis digital. Ia berjanji kedepan akan terus berupaya meningkatkan kualitas UMKM agar lebih inovatif.

Sebab, dengan adanya UMKM GGSSpeed ini bisa mempermudah jangkauan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan seperti makanan, transportasi dan jasa. Sehingga pemkab Bangkalan tetap menganggarkan untuk memberi pelatihan peningkatan UMKM lebih berkualitas.

“Pada tahun 2022 ini kita sudah menganggarkan untuk pelatihan peningkatan kualitas UMKM. Tercatat se Kabupaten Bangkalan ada 3 ribu lebih yang harus kita bina. Oleh karena itu, kita tetap akan berupaya agar UMKM Bangkalan bisa bersaing dengan UMKM luar Bangkalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB