Kasus Pencabulan di Ploso Bertambah, Orang Tua Korban Desak Pelaku Ditangkap

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: salah satu orang tua korban pencabulan di Ploso Surabaya, menunjukkan surat laporan polisi.

Caption: salah satu orang tua korban pencabulan di Ploso Surabaya, menunjukkan surat laporan polisi.

Surabaya || Rega Media News

Setelah beredarnya pemberitaan terkait perkara pencabulan yang terjadi di Ploso Surabaya pada Januari 2020 silam, yang menimpa anak dari seorang ibu berinisial NA (29), awak media kembali mendapatkan fakta baru.

Seorang ibu berinisial DSI (35) warga Ploso Surabaya, juga mengungkapkan, anaknya turut menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh remaja berinisial ZA. Bahkan, anaknya sudah sering mendapatkan perlakuan tidak senonoh tersebut dari ZA.

Saat ditemui awak media, pada hari Selasa (21/06/2022) siang, ia menjelaskan, saat kejadian pencabulan anaknya masih duduk dibangku kelas 2 SD, dan kejadian pencabulan tersebut terjadi di lantai 2 Mushollah milik keluarga ZA.

“Anak saya namanya AN mas. Saya juga turut melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya bersama NA dan juga 1 orang lagi. Tapi saya tidak tahu, apakah orang tersebut masih berharap keadilan bagi anaknya atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  KPK lakukan Operasi di Pamekasan Madura??

DSI sempat kehilangan harapan, karena tidak pernah mendengar perkembangan perkara pencabulan yang juga diderita anaknya. Hingga, pada hari Senin (20/06/2022), ia melihat adanya 2 anggota Unit PPA Polrestabes Surabaya datang menghampiri ke rumah keluarga ZA.

“Setelah 2 polisi (perempuan dan laki-laki) pergi, ZA datang kerumah keluarganya. Tepatnya seusai shalat Maghrib datangnya ZA. Namun setelah itu, ZA kembali tidak terlihat. Mungkin ada di Sencaki,” ungkapnya.

Ia berharap, kedatangan polisi kerumah ZA, menjadi sebuah titik balik dirinya dan keluarga korban yang lain dalam mendapatkan keadilan. Ia juga berharap, ZA mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Baca Juga :  Polsek Simokerto Diduga Lepas Pelaku Narkoba

“Untuk masalah hukuman yang akan diterima oleh ZA, saya serahkan kepada pihak yang berwenang saja. Saya orang kecil dan tidak tahu hukum. Yang penting bagi saya, ZA segera ditangkap. Sudah 2 tahun lebih dia bebas berkeliaran tanpa adanya pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Sedangkan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Wardi saat ditemui di ruangannya menegaskan, akan segera melakukan penangkapan terhadap pelaku ZA.

“Kami akan segera menangkap pelaku dan akan di rilis, karena ada 3 laporan dari para keluarga korban, selanjutnya kami serahkan ke kejaksaan mas,” terang Wardi. Bersambung…

Berita Terkait

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Berita Terbaru

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB

Caption: anggota kepolisian hendak mengevakuasi tengkorak manusia yang ditemukan di Dusun Gayam Desa Tambaan Camplong, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:11 WIB