Gandeng Para Tokoh, P4TM Gelar Deklarasi Perkuat Kejayaan Petani Tembakau Madura

- Jurnalis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Deklarasi P4TM bersama para tokoh dan petani tembakau di Pamekasan.

Caption: Deklarasi P4TM bersama para tokoh dan petani tembakau di Pamekasan.

Pamekasan || Rega Media News

Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) menggelar deklarasi bersama para petani tembakau, Sabtu (06/08/2022) .

Deklarasi tersebut dipusatkan di Aula Bersama Jalan Raya Pasar Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Forkopimda se-Madura, Habaib, Ulama, Ormas, Perwakilan Kades, PR, Kelompok tani, para petani tembakau se Madura.

Dalam kegiatan tersebut P4TM berkomitmen akan memperjuangkan nasib petani tembakau Madura.

“Kami berharap pemerintah dan stakeholder yang ada berpihak pada petani tembakau yang saat ini selalu rugi,” tutur ketua umum P4TM H. Khairul Umam saat meberikan sambutan

Baca Juga :  Pilkada Sampang, 7.973 Jiwa Terancam Tak Dapat Gunakan Hak Suaranya

Bahkan, di hadapan Gubernur Jatim ia menyatakan soal tataniaga tembakau di Madura, ia berharap orang nomer satu di Jawa Timur itu turut serta memperhatikan kesejahteraan para petani.

“Alhamdulillah Bu Gubernur hadir secara langsung, itu tandanya berpihak pada rakyat, dan saya nyatakan kegiatan ini tidak ada tendensi politik apapun murni berjuang untuk petani tembakau,” tukasnya.

Senada ketua panitia P4TM Abdul Bari, menyampaikan, menanggapi intruksi yang sudah disampaikan Gubernur Jatim, pihaknya akan menindak lanjuti dan berdiskusi dengan pemangku kebijakan, untuk membahas terkait anjloknya harga termbakau petani di Madura, agar bisa mengembalikan kejayaan para petani madura.

“Kami akan berikhtiar semaksimal mungkin bersama para ulama, bersama pemangku kebijakan dan tokoh tokoh masyarakat, kami akan membangun sinergi, iniloh problemnya, ini loh sulusinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Indra Charismiadji: Sistem Zonasi Mengurangi Kesenjangan Pendidikan

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan, untuk produksi tembakau di Indonesia, sekitar 35% berasal dari Madura. Untuk itu, saat ini bagaimana bisa menata regulasi, supaya para petaninya untung dan sejahtera.

“45% produksi tembakau Indonesia dari Jawa Timur, se-Indonesia sekitar 35% tembakau Indonesia dari Madura. Mengenai hal itu sekarang bagaimana kita bersama-sama menata regulasi supaya petaninya untung dan sejahtera, sementara ada Bakorwil yang siap untuk dijadikan Trading House bagi para petani tembakau se-Madura,” tutupnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB