Terapkan Inovasi Posyandu Lansia, Wujudkan Jrangoan Pantes

- Jurnalis

Kamis, 5 Januari 2023 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tim kesehatan Desa Jrangoan saat kegiatan Posyandu lansia dan balita, (dok. Harry Regamedianews).

Caption: tim kesehatan Desa Jrangoan saat kegiatan Posyandu lansia dan balita, (dok. Harry Regamedianews).

Sampang,- Diawal tahun baru 2023, Pemerintah Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bersama tenaga kesehatan Polindes setempat menciptakan inovasi bermanfaat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam inovasi perdananya di awal tahun 2023, Pemdes Jrangoan menggandeng bidan Polindes setempat, yakni menerapkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kesehatan bagi warga yang Lanjut Usia (Lansia).

Karena masyarakat banyak mengenal, Posyandu hanya identik dengan pelayanan kesehatan bagi balita dan ibu hamil, yang dilakukan setiap beberapa pekan di dusun desa setempat.

Namun berbeda dengan Posyandu Lansia, dalam terobosan barunya tersebut, Pemdes Jrangoan bersama bidan Polindes setempat, akan door to door ke rumah warga yang lansia, untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Bidan Desa Jrangoan Muhibbatun Nisa’ mengungkapkan, inovasi Posyandu Lansia merupakan inisiatif Polindes bersama Pemdes Jrangoan, untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat lanjut usia.

“Dibentuknya Posyandu Lansia, dilatar belakangi untuk meningkatkan kesehatan dan mewujudkan masa tua yang bahagia, sehat, mandiri dan berdaya guna,” ungkap bidan yang akrab disapa Bu Nisa’ ini kepada regamedianews.com, Kamis (05/01/2023).

Baca Juga :  Tim Pengendali Inflasi Pemeritah Daerah Gelar Diskusi Mengatasi Persaingan Usaha Ternak Cepat dan Tuntas

Bu Nisa’ berharap, adanya program dan pelayanan Posyandu Lansia, dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Desa Jrangoan, sasarannya para lansia 45 s/d 59 tahun dan usia lanjut 60 s/d 70 tahun.

“Sedangkan sasaran Posyandu Lansia, diantaranya adalah keluarga lansia, organisasi sosial di bidang pembinaan orang lansia dan masyarakat secara luas, yang dilaksanakan satu bulan sekali,” jelas Bu Nisa’.

Untuk kegiatan program Posyandu Lansia ini, kata Bu Nisa’, diantaranya pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), terdiri dari pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, cek kadar gula darah dan kolesterol.

“Sebenarnya, program ini sudah lama kami rencanakan, kurang lebih 3 tahun yang lalu. Karena terkendala Covid-19, baru diawal tahun ini bisa dilaksanakan. Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa,” ucap Bu Nisa’.

Baca Juga :  Ini Jumlah PPS Yang Akan Ditetapkan Di Pamekasan

Terpisah, Kepala Desa Jrangoan H Ali Mustofa mengatakan, ia bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada tenaga kesehatan (bidan, red) dan masyarakat Jrangoan yang telah bersinergi dan antusias mengikuti program Posyandu Lansia.

“Apalagi program tersebut, juga sesuai dengan jargon Jrangoan Pantes, yakni Produktif, Agamis, Nyaman, Tertib dan Sehat. Bahkan, warga Desa Jrangoan aktif dalam mensukseskan program Posyandu Lansia,” ungkap H Ali Mustofa.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, saat kegiatan Musyawarah Desa (Musdes), ia sudah mengumumkan kepada warga tetang program tersebut, bahwasanya bagi warga lanjut usia berkebutuhan khusus, akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang ditangani tim kesehatan desa.

“Pelayanan kesehatan bagi lansia itu, dilakukan secara door to door, yang akan didatangi langsung tim kesehatan desa. Semoga program Posyandu Lansia ini dapat terus dilaksanakan, sehingga warga Jrangoan yang lansia semuanya sehat,” pungkas H Ali Mustofa.

Berita Terkait

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terbaru

Caption: PS Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, saat ditemui di ruang kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Hilang Lagi!, Polisi Usut Pencuri Mesin Traktor Disperta-KP Sampang

Senin, 5 Jan 2026 - 16:06 WIB

Caption: Ketua ormas Gema Anak  Indonesia Bersatu 'GAIB' Perjuangan, Habib Yusuf,  saat ditemui awak media, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Senin, 5 Jan 2026 - 12:39 WIB

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB