Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Rumah di Bireuen Aceh Terendam Banjir

- Jurnalis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: saat Evakuasi warga oleh BPBD Kabupaten Beiureun (foto asmar endi)

Caption: saat Evakuasi warga oleh BPBD Kabupaten Beiureun (foto asmar endi)

Bireuen Aceh,- Ratusan keluarga di Kabupaten Bireuen, Aceh, terdampak banjir menyusul hujan lebat dalam sehari terakhir di daerah tersebut, Sabtu (21/01/23).

Hujan deras menyebabkan meluapnya saluran air serta sungai wilayah setempat. Luapan air juga merendam jalan nasional Banda Aceh-Medan di wilayah Kecamatan Peudada dan Peulimbang, Jeunieb dan Kecamatan Pandrah.

Paska banjir, tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Pos SAR, Dinas Sosial, Tagana, turun ke lokasi melakukan pendataan dan penanganannya sesuai tugas dan fungsinya masing-masing termasuk mengatur kelancaran lalulintas.

Deka, 32, warga Gampong Alue Udeng, Kecamatan Peusangan, mengatakan, dampak hujan deras terjadi debit air Alur Sungai meluap dan banjir ke jalan, Sabtu 21 Januari 2023, pukul 04.00 WIB.

Baca Juga :  KASN Rekomendasi Kembalikan Empat Pejabat Pemkab Aceh Selatan

“Kondisi luapan banjir di jembatan dekat keude Alue Udeng ketinggian sekitar 80 cm, untuk rumah belum ada yang masuk air. Namun warga masih tetap berjaga-jaga, hujan mulai pukul 04.00 WIB, air alur sungai naik pukul 06.00 WIB,” kata Deka.

Keuchik Gampong (Kepala Desa) Cot Geulumpang Baroh, Kecamatan Jeunieb, Raja Fadhil Mubarak, kepada AcehEkspres.com(red) dilokasi mengatakan, luapan banjir masuk kepemukiman penduduk pukul 07.00 WIB dengan ketinggian air 1 meter sampai 1,5 meter lebih.

Akibatnya rumah warga di empat dusun yaitu, Dusun Tgk Situ, Dusun Tgk Beulakan, Dusun Tgk Bentara, Dusun Ali Puteh seluruhnya terkepung bajir.

Baca Juga :  Breaking News : Dua Warga Bangkalan Tewas Dibacok

Ada 195 kepala keluarga (KK) kena dampak banjir, masyarakat keluar membawa anggota keluarga ke lokasi lebih aman di Meunasah dan ke jalan Nasional Banda Aceh-Medan.

Sementara itu, anggota Pusdalop-PB, Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, M Rakjab, mengatakan, banjir luapan disebabkan, hujan dan angin kencang melanda wilayah di Kabupaten itu.

“Banjir terjadi disejumlah gampong di 11 kecamatan, yaitu Samalanga, Simpang Mamplam, Pandrah, Jeunieb, Peulimbang, Peudada, Peusangan, Kota Juang, Juli, Makmur, dan Kecamatan Jeumpa,” kata Rakjab.

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB