Blusukan Ke Pasar Sampang, Jimad Sakteh Tepis Isu Relokasi

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: pasangan cabup-cawabup Sampang (Aba Idi dan Ra Mahfud) saat blusukan ke pasar tradisional Srimangunan, (dok. regamedianews).

Caption: pasangan cabup-cawabup Sampang (Aba Idi dan Ra Mahfud) saat blusukan ke pasar tradisional Srimangunan, (dok. regamedianews).

Sampang,- Tidak hanya turun kebawah (turba) ke seluruh kecamatan, untuk safari konsolidasi ke jajaran tim pemenangan.

Kali ini, pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan Ra Mahfud, blusukan ke Pasar Srimangunan, Senin (14/10/24).

Agenda blusukan paslon berslogan Jimad Sakteh ini, untuk menyapa dan serap aspirasi para pedagang pasar tradisional tersebut.

Disela blusukannya, eks Bupati Sampang akrab disapa Aba Idi bersama Ra Mahfud, sembari memborong dagangan pedagang pasar.

Baca Juga :  Tingkat Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas Masih Minim

Bahkan, para pedagang antusias menyambutnya dengan acungan dua jari dan teriakan ‘Aba Idi lanjutkan dua periode’.

Iyom, pedagang pasar Srimangunan mengaku senang, lapak dagangannya dikunjungi paslon Jimad Sakteh.

“Saya mengenalnya pak Bupati Sampang, semoga keinginannya menjadi bupati dua periode terkabulkan,” ujarnya.

Iyom juga mengaku senang, karena dagangan daging jualannya langsung diborong oleh Aba Idi bersama Ra Mahfud.

“Alhamdulillah, jualan daging saya diborong pak bupati Aba Idi,” ucapnya.

Baca Juga :  Terkait Hampir 200rb warga Sampang belum rekam e KTP,ini kata Kadispendukcapil

Sementara itu, H Slamet Junaidi mengungkapkan, blusukannya ke pasar tradisional Srimangunan untuk menyapa para pedagang.

“Kami menyakinkan pedagang, bahwasanya isu relokasi (pemindahan) pasar Srimangunan itu tidak benar,” ucapnya.

Akan tetapi, kata Aba Idi, ia ingin melakukan pengembangan pasar untuk kemajuan Kabupaten Sampang.

“Kami ingin memastikan kondisi pasar saat ini, memang perlu adanya pengembangan, agar pedagang lebih nyaman,” ungkapnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB