Lapas Narkotika Pamekasan Ciptakan Lingkungan Bersih

- Jurnalis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: petugas Lapas Narkotika Pamekasan saat melakukan kegiatan kebersihan lingkungan.

Caption: petugas Lapas Narkotika Pamekasan saat melakukan kegiatan kebersihan lingkungan.

PAMEKASAN,- Guna menciptakan lingkungan bersih dan sehat, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, melaksanakan kegiatan kebersihan.

Dalam kegiatan tersebut, melibatkan petugas serta warga binaan yang telah lulus sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Sabtu (25/01/24).

“Kegiatan ini merupakan program pembinaan dan peningkatan kepedulian kebersihan,” ujar Kalapas Narkotika Pamekasan, Fathorrosi.

Menurutnya, kebersihan lingkungan mempunyai peranan yang penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.

“Oleh sebab itu, kegiatan bersih-bersih lingkunga kami lakukan,” ungkapnya kepada awak media.

Fathorrosi mengapresiasi, atas terlaksananya kegiatan kebersihan lingkungan luar kantor yang melibatkan petugas dan warga binaan.

Baca Juga :  Warga Kecamatan Klampis Baru Datang Dari Luar Negeri Diminta Taati Imbauan Pemerintah

Ia menekankan, kebersihan bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan sehat dan nyaman.

“Lingkungan bersih tidak hanya mencerminkan citra baik instansi,” ucapnya.

“Tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Lapas, terutama di musim penghujan,” imbuh Fathorrosi.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga fasilitas, tetapi juga untuk menanamkan nilai gotong royong.

“Namun juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada semua pihak, termasuk warga binaan,” tandasnya.

Baca Juga :  Tiga Perwira Polres Sampang Dimutasi

Fathorrosi berharap, kegiatan seperti ini rutin dilakukan, baik untuk mencegah potensi banjir, maupun sebagai dari pembinaan positif bagi warga binaan.

“Kami ingin membangun kesadaran lingkungan, sekaligus membentuk perilaku positif yang dapat mereka terapkan di masyarakat kelak,” ujarnya.

Sementara untuk para warga binaan yang dikerahkan dalam kegiatan ini, telah memenuhi syarat menjadi Tamping (Tahanan Pendamping).

“Yakni melalui proses sidang TPP, dan dengan pengawalan yang ketat sesuai dengan SOP yang berlaku,” imbuhnya.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB