Camat Anggrek Tanggapi Kasus Intimidasi Wartawan Gorut

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Camat Anggrek (Yusuf Abdullah Hasan).

Caption: Camat Anggrek (Yusuf Abdullah Hasan).

GORUT,- Camat Anggrek Yusuf Abdullah Hasan, turut menanggapi kasus dugaan intimidasi terhadap wartawan Gorontalo Utara (Gorut).

Santer di media massa, dugaan intimidasi wartawan tersebut, oleh oknum kepala desa di Kabupaten Gorut.

Menurut Yusuf, terlepas dari penyebab terjadinya persoalan itu, seharusnya bisa dikomunikasikan dengan baik.

“Sebaiknya siapa pun dia dari unsur pimpinan lebih tinggi hingga kepala desa, membicarakannya dengan baik-baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Asah Kreativitas, Jurnalis Center Pamekasan Berikan Pelatihan Desain Grafis

Menurutnya, dapat diselesaikan dengan persuasif, diskusi, atau musyawarah.

“Jangan anarkis, katakanlah sampai terjadi adu mulut, pengusiran, atau kekerasan,” tutur Yusuf, Jumat (14/02/25).

Yusuf mengatakan, intinya segala persolan di dunia ini dapat dikomunikasikan, untuk menemukan solusi terkait persoalan yang terjadi.

“Jadi tidak seharusnya terjadi, diluar norma-norma yang ada,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, menyikapi persoalan ini, dirinya telah menghubungi Kepala Desa Ibarat.

Baca Juga :  Kebakaran Pesantren Kuta Tireng Jadi Perhatian Dinsos

“Hal itu agar supaya menyelesaikan masalah yang kini tengah berproses di Polda Gorontalo,” ungkapnya.

“Sangat bijak bila ini diselesaikan dengan baik-baik,” ucapnya.

Dirinya mengaku sudah menghubungi (melalui whatsapp) kepala desa tersebut.

“Saya WA, Pak Kepala Desa tolong ini bicarakan baik-baik. Terus dia bilang, siap Pak Camat,” ucap Yusuf, menirukan percakapannya Kades Ibarat.

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Berita Terbaru

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB