Pria di Bangkalan Habisi Nyawa Istri dan Selingkuhannya

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Tim Inafis Polres Bangkalan saat mengevakuasi korban kedalam ambulance, (dok. regamedianews).

Caption: Tim Inafis Polres Bangkalan saat mengevakuasi korban kedalam ambulance, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Tragedi berdarah menggegerkan warga Perumahan Griya Anugerah, Mlajah, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (22/4/25) pagi.

Seorang pria berinisial AR nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri, inisial EFD, dan pria diduga selingkuhannya, inisial A.

Keterangan yang diperoleh regamedianews, dalam kejadian tragis tersebut dipicu lantaran masalah asmara.

Dari luar, rumah kos di Blok D itu tampak seperti hunian biasa.

Namun siapa sangka, dibalik dindingnya menyimpan kisah cinta terlarang yang berakhir tragis.

Pasangan selingkuh itu, diketahui telah tinggal bersama selama empat bulan, tanpa pernah benar-benar berinteraksi dengan warga sekitar.

Baca Juga :  Pj Bupati Sampang Jalin Silaturahmi Dengan Insan Pers

“Setiap hari pulang malam, yang perempuan naik Mio, laki-lakinya bawa CBR,” ujar Bambang, petugas keamanan perumahan setempat.

“Tapi memang tertutup, nggak pernah ngobrol sama warga,” imbuhnya saat dimintai keterangan awak media, Selasa (22/4).

Menurut informasi yang dihimpun, AR datang menggunakan mobil abu-abu dan langsung mengamuk didalam rumah.

Satu korban tewas seketika di kamar mandi, akibat mengalami luka bacok.

Sementara satu korban lainnya, sempat dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan, namun nyawanya tak tertolong.

Warga yang menyaksikan kejadian dari kejauhan sempat mendapat peringatan dari pelaku.

Baca Juga :  Rutan Sampang Enggan Sebutkan Kasus Napi Yang Dapat Remisi

“Katanya jangan ikut campur, jangan keluar rumah. Seram banget,” ujar salah satu tetangga yang enggan disebut namanya.

Kapolres Bangkalan melalui Kasatreskrim AKP Hafid Dian Maulidi membenarkan insiden tersebut.

Ia mengungkap, pelaku AR, telah ditangkap dan kini tengah diperiksa secara intensif.

“Motifnya cemburu. Pelaku adalah suami sah dari EFD dan mengenal korban pria, karena mereka bertetangga di Kecamatan Kwanyar,” jelasnya.

Tragedi ini menjadi pengingat, bahwa api cemburu bisa berubah menjadi bara petaka.

Dibalik rumah yang tampak sunyi, tersimpan drama yang berujung pada kehilangan nyawa.

Berita Terkait

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:06 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB