Diskominfo Rilis Analisa Video Hoax Bupati Sampang

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Diskominfo Sampang Amrin Hidayat menjelaskan hasil analisis teknis video hoax Bupati Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala Diskominfo Sampang Amrin Hidayat menjelaskan hasil analisis teknis video hoax Bupati Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Video hoax Bupati Sampang H.Slamet Junaidi yang diunggah akun Tiktok @faktapolitiktok, menjadi perhatian publik.

Bahkan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, telah melakukan analisa teknis video tersebut.

Berdasarkan hasil analisa visual, video itu diduga kuat hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI) jenis Deepfake.

“Terdapat sejumlah kejanggalan teknis pada videonya,” ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Sampang Amrin Hidayat.

Misalnya, pada detik 0 hingga 3, tampak tepi dagu dan pipi wajah terlihat kabur, gerakan mata tidak sinkron dengan arah kepala.

Baca Juga :  KPUD Sampang: 6 Ribu Kotak Suara Alumunium Akan Segera Dilelang

“Mulut tampak menyatu dengan kulit sekitarnya secara tidak alami,” jelas Amrin saat rilis di Aula Diskominfo Sampang, Senin (2/6/25) pagi.

Sedangkan pada detik 4 hingga 6, dagu terlihat ‘melayang’ dan terjadi efek face warping atau pergeseran wajah dari bentuk normal.

“Seara kasat mata video tersebut mudah dibantah, namun pentingnya validasi melalui analisa teknis dan manual,” tandasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, tegas Amrin, pihaknya ingin memastikan keabsahan informasi melalui pendekatan analisis.

Menurutnya, proses analisa video butuh waktu dan pendalaman, agar hasilnya objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Mahasiswa Demo DPRD Pamekasan, Tolak Revisi UU TNI

“Termasuk analisa dan deteksi penggunaan teknologi manipulatif seperti deepfake,” pungkas Amrin.

Ia menambahkan, hal ini bagian dari upaya bersama menangkal penyebaran video hoaks yang dapat menyesatkan opini publik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang digital,” imbaunya.

Karena menurut Amrin, penyampaian pendapat tidak disertai klarifikasi atau sumber kredibel, bisa memicu kegaduhan.

“Kami harap, masyarakat dapat mengedepankan etika digital dan tetap merujuk pada sumber informasi terpercaya,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB