Sampang,- Suasana sunyi di Jalan Makboel, Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak mencekam, Selasa (30/12/2025) malam.

Seorang nelayan paruh baya, bersimbah darah setelah menjadi korban penganiayaan brutal seorang pria berinisial AB (45).

Insiden berdarah yang terjadi sekira pukul 23.00 wib tersebut, mengejutkan warga sekitar.

Korban diketahui bernama Munasib (57), warga asal Tlanakan, Pamekasan, saat itu tengah berada di wilayah Sampang.

Menurut keterangan kepolisian, aksi kekerasan tersebut berlangsung cepat.

Tanpa ampun, pelaku AB melayangkan pukulan berkali-kali ke arah Munasib. Akibatnya, korban mengalami luka robek di bagian kepala.

Dalam kondisi lemas dan menahan sakit, Munasib berusaha menyelamatkan diri ke sebuah warung.

“Korban minta bantuan pemilik warung agar kejadian itu dilaporkan ke polisi,” ungkap Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, Kamis (01/01/2026) sore.

Melihat kondisi korban yang luka parah, warga langsung melarikannya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis

“Dalam waktu singkat, AB pria asal Desa Tanggumong, akhirnya harus berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Saat diinterogasi, ungkap Eko, pelaku mengaku gelap mata dan melakukan penganiayaan, karena jengkel dengan ulah korban.

“Namun, kami memastikan tidak akan menoleransi aksi main hakim sendiri,” tegasnya kepada Regamedianews.

Eko menambahkan, kasus tersebut sudah ditangani secara intensif oleh Satreskrim.

“Pelaku dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya paling lama 2 tahun 8 bulan penjara,” tegasnya.