PAMEKASAN • Skandal penipuan perbankan yang melibatkan mantan pegawai BRI Pamekasan, akhirnya terkuak.

Bermodal seragam bank, pelaku berinisial MLA (34), sukses menguras kantong puluhan korbannya.

Tercatat ada puluhan warga Pamekasan yang menjadi korban janji manis tersangka.

Rekam jejak kejahatan tersebut berlangsung sepanjang awal hingga September 2020.

“Saksi-saksi yang ada sebagai korban sebanyak 34 orang,” terang Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto.

Dalam melancarkan aksinya, MLA merancang berbagai modus program fiktif mengatasnamakan Bank BRI.

Mulai dari iming-iming investasi modal hingga lelang kendaraan bermotor palsu.

“Namun sebenarnya program tersebut tidak ada,” ujar Yoyok dalam press conference_nya, Kamis (27/8).

Selain investasi bodong, pelaku juga menjual nama toko elektronik dan barang lelang.

“Korban yang tergiur langsung menyetorkan uang tanpa curiga sedikit pun,” ungkapnya.

Untuk menyakinkan para korban, MLA sempat memberikan hadiah berupa kendaraan, barang elektronik, hingga uang tunai.

“Namun, seluruh dana tersebut sebenarnya gali lubang tutup lubang dari uang korban lain,” terang Yoyok.

Dari penyidikan kasus ini, polisi menyita tumpukan barang bukti berupa 150 lembar kuitansi.

Selain itu, imbuh Yoyok, juga ada 177 lembar rekening koran, puluhan bukti transfer, hingga slip penyetoran bank.

“Atas perbuatannya, mantan bankir ini dijerat pasal berlapis terkait penipuan, penggelapan, dan kejahatan perbankan,” pungkasnya.

Penulis: Marshelina
✅ Editor: Redaksi