Dihari Kemerdekaan, Bantuan Korban Gempa Lombok Terus Berdatangan

- Jurnalis

Jumat, 17 Agustus 2018 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi pangdam V Brawijaya For Regamedianews

Foto Dokumentasi pangdam V Brawijaya For Regamedianews

Lombok, (regamedianews.com) – Dukungan/Bantuan logistik bagi korban gempa Lombok terus berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membantu meringankan beban warga korban gempa yang masih berada di tempat-tempat pengingsian.

Berbagai organisasi yang ‘hadir’ di Lombok saat ini, baik dari pemerintah, dunia usaha ataupun komponen masyarakat, telah banyak memberikan kontribusinya bagi warga korban gempa Lombok, baik berupa donasi uang, barang, tenaga, pemikiran, dan berbagai hal lainnya sehingga terasa sangat membantu warga masyarakat yang terkena dampak gempa.

Kapendam IX/Udayana Ketkol Kav Jonny Harianto, S.I.P, pada Jumat (17/8) menyampaikan bahwa Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Posko Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han memastikan bantuan tersebut akan sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Baca juga Presiden Jokowi Pantau Langsung Penanganan Korban Gempa di Lombok Timur

“Bantuan untuk korban gempa Lombok yang terus mengalir tersebut, dipastikan akan sampai kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Dengan semangat hari kemerdekaan walau ditengah suasana keprihatinan, masyarakat korban gempa Lombok, harus terus didorong agar Lombok dapat segera bangkit.

“Mari kita bantu bersama agar saudara- saudara kita di Lombok dapat segera bangkit,” imbuhnya.

Baca Juga :  Waspada!!! Jalan Raya Torjunan Sampang Dijadikan Arena Road Race Liar

Kebersamaan tersebut menurut Jonny adalah menunjukan kekuatan bangsa untuk terus memberi dorongan kepada mereka para korban gempa dalam melalui masa sulit.

“Kebersamaan kita disini menunjukkan kekuatan bangsa untuk mampu melalui situasi ini,” tambahnya.

Jonny juga mengatakan, bahwa Sejak hari kedua pasca gempa hingga saat ini (17/8/2018), telah disistribusikan bantuan untuk para pengungsi, berupa makanan cepat saji (lebih dari 20.000 paket), lauk pauk (7.000 paket), makanan tambahan gizi (6.500 paket), perlengkapan balita/ kidsware (4.500 paket), family kit (4.500 paket), sandang/pakaian (1.000 paket), selimut (50.000 lembar), dan matras (14.000 lembar), serta tenda gulung (15.000 lembar). Sedangkan dukungan peralatan tenda pengungsi, tenda keluarga Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap), genset berbagai tipe, toren air, WC portable, hingga water treatment portable terus didistribusikan ke para pengungsi.

Sedangkan Untuk tenaga relawan, lanjutnya, saat ini di Lombok telah hadir Relawan Kemanusiaan untuk Lombok dari berbagai sumber, seperti dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Mabes TNI, Polri, Basarnas, BMKG, PMI, MDMC, ACT, Artha Graha Peduli, PT. POS Indonesia, Bank Mandiri, Bank Muamalat, Pertamina, Garuda Indonesia, Pelni, Orari dan RAPI, IDI, Dompet Dhuafa, Darut Tauhid, Universitas Airlangga Surabaya, UGM, UNPAD, UNS, UNHAS, UNIBRAW, UMI Makasar, PPNI Jawa Timur, PMI Bogor, PMI Bali, PMI Kota Solo, PMI DKI Jaya, KKP Probolinggo, KKP Denpasar, KKP Surabaya, MDMC Semarang, MDMC Bantul, BBTKL Surabaya, YARSI Jakarta, RSIA Kenari Graha Medika Bogor, AMDA Indonesia, BPPK Nasional, Kimia Farma dan RADAR Bogor, IOF, Wanadri, Mapala, Perusahaan Asuransi, Komunitas Relawan Indonesia, BPBD, dan lainnya. Saat ini, lebih dari 200 lembaga yang hadir untuk membantu Lombok.

Baca Juga :  Hari buruh, ini himbauan Wakapolri

Untuk kesempurnaan data penanganan darurat ini, Dansatgas Posko PDB Gempa Lombok ini mengajak seluruh potensi nasional, baik kementerian, lembaga maupun relawan kemanusiaan untuk dapat melakukan registrasi dan menyamakan data fokus kegiatannya, guna masuk kedalam upaya selanjutnya, yaitu transisi ke pemulihan.

Baca juga Ini Intruksi Presiden Terhadap Korban Terdampak Gempa L

“Kita perlu duduk bersama kembali untuk memudahkan kerja kita, semua ini semata-mata untuk kelancaran penanganan korban bencana. Dan kami sangat berterima kasih atas peran serta dan kontribusinya membantu upaya penanganan darurat ini”; tuturnya.

Untuk sekedar diketahui Berdasarkan data Posko PDB Tanjung, Kamis (16/8/2018), tercatat korban meninggal dunia sebanyak 466 orang. (Singgih 4rmn)

Berita Terkait

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:55 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:48 WIB

Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB