Diduga Proyek Siluman Disepanjang Jalan Samadua Aceh Selatan Dikeluhkan Warga

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2020 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pengerjaan proyek drainase di sepanjang jalan Samadua Aceh Selatan yang dikeluhkan warga.

Kondisi pengerjaan proyek drainase di sepanjang jalan Samadua Aceh Selatan yang dikeluhkan warga.

Aceh Selatan || Rega Media News

Pembangunan drainase di sepanjang Jalan Negara Tapaktuan-Banda Aceh tepatnya di kawasan Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan menjadi sorotan warga setempat, dalam sepekan terakhir ini.

Pasalnya, selain pekerjaannya yang mengabaikan faktor keselamatan pengguna jalan, sehubungan sisa galian parit yang dibiarkan menumpuk, pekerjaan proyek pembagunan drainase itu juga tidak dilengkapi dengan papan nama.
.
Selain itu, warga juga menyorot tentang kualitas pekerjaan yang dinilai memprihatinkan. Salah satu buktinya, drainase di sepanjang lintasan jalan di Gampong Ladang Samadua, persisnya di sekitar kantor Polsek dan Kantor Camat Samadua yang baru selesai dikerjakan tampak bergelombang, tak ubahnya seperti “ular” dan di sebagian lokasi mulai hancur.

Baca Juga :  Zona Merah Naik Lagi, LaNyalla Mattalitti: Masalah Zona Merah Ini Jadi Tanggung Jawab Pemda

Sebagian besar warga Samadua, terutama mereka yang berada pada lokasi proyek, sangat kecewa terhadap rekanan yang membiarkan tumpukan sisa galian didepan rumah.

“Kami kecewa, karena tanah menumpuk didepan rumah dan kesulitan untuk melintas,” kata warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan di lokasi, Jumat (4/9/20).

Atas pelaksanaan pembagunan riol yang amburadul itu, sejumlah LSM di Aceh Selatan mendesak pihak terkait untuk lebih ketat mengawasi di lokasi pembangunan tersebut.

“Proyek dari provinsi tak ubahnya sebagai proyek siluman, tanpa papan nama dan megganggu keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, pihak berwenang harus menegur dan memperingatkan rekanan,” kata Amirsyah.

Baca Juga :  Di Ajang Investment Business Apkasi 2019, Kabgor Dilirik 3 Investor Kelapa

Sementara itu, menurut informasi,  proyek tersebut sudah disubkan pihak kontraktor kepada beberapa kontraktor 
di Samadua, sehingga pekerjaannya menjadi amburadul.

Sementara Kepala Balai Satker PU Wilayah Aceh Elvi Roza saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya sulit untuk dihubungi, sehingga tidak diperoleh tanggapan dari pejabat tersebut.

Sebelumnya Kepala Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Fajri mengatakan, proyek tersebut menjadi kewenangan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN), sehingga lebih ideal dikonfirmasi ke Satker tersebut.

“Konfirmasi ke Satker PJN saja, biar lebih ideal,” ucap singkatnya. (Asmar Endi)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB