Disdik Sampang Akan Panggil Guru Pukul Murid

- Jurnalis

Minggu, 12 September 2021 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang (Nor alam).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang (Nor alam).

Sampang || Rega Media News

Dugaan kekerasan yang dialami sejumlah murid kelas VII SMPN 1 Camplong, Sampang, Madura, terus menjadi kontroversi dikalangan masyarakat.

Meski, sebelumnya para wali murid telah mendatangi pihak sekolah, bahkan hingga melaporkan dugaan kekerasan oknum guru itu ke Polres Sampang.

Menyikapi hal itu ditanggapi Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Nor Alam, mengaku akan melakukan pemanggilan terhadap oknum guru tersebut.

“Kami belum mengetahui perihal itu, namun kami bakal memanggil pihak sekolah,” kata Nor Alam, dikutip dari salah satu media, Sabtu (11/09/21).

Nor Alam juga mengatakan, terkait pemanggilan tersebut pihaknya akan meminta keterangan dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

“Kami ingin tau apa penyebabnya hingga guru itu melakukan pemukulan,” ucap Nor Alam kepada awak media.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi dugaan kekerasan terhadap sejumlah murid kelas VII SMPN 1 Camplong, karena murid berbuat gaduh dalam kelas saat proses belajar mengajar.

Tak terima akan hal tersebut, sejumlah wali murid mendatangi pihak sekolah dengan tujuan mempertanyakan dan meminta pertanggungjawaban

Sekedar diketahui, sejumlah murid yang menjadi dugaan kekerasan oknum guru terdiri dari murid perempuan. Akibatnya, sejumlah murid mengalami memar dan rasa trauma.

Baca Juga :  IWO Pamekasan NGOPI Ke Sumenep, Disuguhi Pesan Moral Jurnalis

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Camplong Shilabuddin Tiham mengaku belum mengetahui peristiwa itu. Namun, ia menyayangkan atas dugaan kekerasan terhadap murid yang dilakukan oknum guru.

“Baru sekarang kita tau, setelah adanya keluhan dari orang tua murid, seharusnya persoalan itu kita harapkan siswa menginformasikan ke pihak sekolah,” ujarnya, Jum’at (10/09).

Shilabuddin juga mengatakan, pendidikan saat ini tenaga pendidik sudah tidak dibenarkan lagi menerapkan kekerasan terhadap murid, walaupun dengan maksud mendisiplinkan.

“Kami akan merapatkan secara intens dengan pihak sekolah dan membahas persoalan ini. Saya berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB