Sumenep,- Hj.Evi Sumartini, seorang wanita sederhana yang memiliki usaha warung kopi (warkop), di pintu masuk Pelabuhan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digadang-gadang mencalonkan legislatif.

Niatannya untuk maju diajang pencalonan anggota Dewan Perwakilaan Rakyat Daerah (DPRD) tersebut, dimulainya dari menciptakan perekonomian kreatif, berupa usaha kecil-kecilan warung kopinya.

Istri H.Putut mantan purnawirawan Polri ini, tampak akrab dengan para pembeli yang rata-rata dari warga sekitar, terlihat sangat luwes dan santun, saat bercengkrama sembari menggeluti kesibukannya.

Menjawab usungan masyarakat, terkait digadang-gadangnya untuk maju dalam pemilihan legislatif tahun 2024 mendatang, dirinya tidak menampik jika ingin ikut melaju, dalam pesta demokrasi tersebut, tanpa menyiapkan visi-misi.

“Saya tidak mau menjual visi dan misi, karena hal tersebut sudah umum diutarakan calon-calon dewan lainnya. Kalau saya tidak mau berjanji yang bukan kewenangan saya,” ujarnya Evi Sumartini, Senin (07/08/2023).

Wanita yang menyandang status sebagai kader partai Gerindra ini mengungkapkan, dirinya memiliki iktikad baik, seandainya ditakdirkan menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

“Saya akan menjadi pelayan rakyat yang baik dan akan menyampaikan aspirasi rakyat sampai tuntas. Saya perjuangkan hak dan kepentingan rakyat terutamanya di Dapil saya,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat harus diperjuangkan hak ekonominya, hak pendidikannya, hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak yang sudah diatur dalam UU 1945.

“Apalagi di wilayah kepulauan yang nantinya akan menjadi Dapil saya, dengan memperjuangkan secara konsisten dan serius,” tandas wanita yang akrab disapa Bu Evi, saat ditemui di warung kopinya.

Ditempat yang sama, H.Putut (suami Hj.Evi) menyampaikan banyak terimakasih kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada istrinya, untuk mencalonkan di DPRD nantinya.

“Saya berterimakasih sedalam-dalamnya kepada masyarakat Kecamatan Sapeken, sudah ikhlas mendukung istri saya. Apabila istri saya nanti ditakdirkan menjadi wakil rakyat, jika tidak amanah, maka saya sendiri yang akan menyoal dan menyeretnya ke jalur hukum,” tegasnya.