Pamekasan,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas mutu pendidikan.

Hal ini ditegaskan, dalam rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP yang digelar di SMPN 2 Pamekasan, Senin (02/02/2026).

Kepala Disdikbud Pamekasan, Basri Yulianto, memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah agar tidak sekadar mengejar citra melalui nilai raport.

Ia menekankan, bahwa TKA hadir untuk menguji realitas kemampuan siswa secara objektif. Menurutnya, TKA ini bisa mengukur sejauh mana implementasinya.

“Jangan hanya ingin nilai raport baik, nama sekolah terangkat, padahal ternyata tidak demikian,” tegas Basri, sebagaimana dilansir di laman resmi Pemkab Pamekasan.

Menurut Basri, hasil TKA akan menjadi cerminan jujur dari kualitas pendidikan di lapangan.

“Sekaligus, meminimalisir adanya penilaian subjektif yang hanya mengandalkan belas kasihan atau kepentingan pihak tertentu,” tandasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid SMP Disdikbud Pamekasan, Moh Ridwan menjelaskan, TKA bukan sekadar ujian tambahan.

Hasil dari tes ini nantinya akan dijadikan fondasi utama, dalam jalur prestasi siswa untuk jenjang pendidikan berikutnya.

“Jadi TKA ini bagaimana nanti menjadi basis dasar untuk diterima secara prestasi, bukan hanya nilai raport,” ujar Ridwan.

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan di lapangan, Disdikbud telah membagi sekolah ke dalam beberapa sub rayon.

Menurut Ridwan, langkah ini diambil untuk memastikan teknis pelaksanaan berjalan tanpa kendala berarti.

“Jika ada kendala, bisa diselesaikan secara bersama-sama. Masing-masing sub rayon diwajibkan membentuk kepanitiaan untuk menyukseskan tahapan TKA,” pungkasnya.