SUMENEP Menanggapi berbagai isu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, memberikan atensi serius.

Atensinya, tertuang dalam forum silaturahmi dikemas berbuka puasa bersama tokoh agama, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, juga bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sumenep,

Acara yang berlangsung di Aula Polres Sumenep tersebut, bukan sekadar seremoni Ramadhan.

Melainkan menjadi ruang bagi Kapolres, merespons langsung keresahan masyarakat, terkait kegiatan ilegal hingga integritas personel Polri.

Dalam diskusi tersebut, perwakilan mahasiswa menyoroti persoalan kegiatan ilegal dan keberadaan tempat hiburan yang dinilai perlu penegakan hukum lebih ketat.

Menanggapi hal itu, Anang Hardiyanto memberikan pernyataan tegas sebagai bentuk atensi pimpinan.

“Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional,” tegasnya.

Ia mengatakan, penanganan setiap kasus akan disesuaikan dengan karakteristiknya.

“Namun prinsip utamanya adalah kepastian hukum,” tegas orang nomor satu di Mapolres Sumenep tersebut.

Tidak hanya soal isu eksternal, Anang juga memberikan perhatian khusus pada internal kepolisian.

Ia memastikan bahwa transparansi adalah kunci kepercayaan publik.

Diantaranya penanganan terhadap oknum anggota Polri yang melanggar aturan.

“Kami lakukan secara terbuka dan telah dipublikasikan,” ungkapnya.

Anang menegaskan, penindakan dilakukan tanpa pandang bulu, selaras dengan perintah tegas Kapolri untuk menjaga marwah institusi.

Sebagai pejabat baru, Anang menekankan, atensi terbesarnya saat ini menciptakan situasi aman menjelang hari raya Idul Fitri.

Ia menginstruksikan jajarannya, membuka pintu komunikasi dengan para tokoh agama dan rekan mahasiswa.

“Sinergi tidak boleh berhenti di kata-kata. Harus ada kolaborasi nyata, demi kemajuan Sumenep,” pungkasnya. (red)