DELI SERDANG • Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, tidak ingin sekadar hadir meramaikan perhelatan nasional.

Kehadirannya di forum HUT ke-26 APKASI di Deli Serdang, Sumatera Utara, merupakan misi berburu inovasi.

Menurutnya, ajang kumpul bupati se-Indonesia tersebut momentum yang tidak boleh disia-siakan.

“Pertemuan itu kesempatan mahal, untuk mendapatkan resep sukses dari daerah lain,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Bupati akrab disapa Haji Idi ini berkomitmen, semua gagasan dan strategi pelayanan publik yang ia serap akan dibawa pulang ke Madura.

“Saya ingin pastikan, apa yang baik di daerah lain harus bisa kita rasakan juga di Sampang,” tegasnya.

Langkah responsif Haji Idi ini sejalan dengan wejangan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

“Kepala daerah tidak boleh monoton dan harus berani berinovasi demi rakyat,” ujarnya.

Sementara menurut Haji Idi, membangun Sampang tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-biasa saja.

“Diperlukan sinergi lintas daerah dan adopsi teknologi, serta sistem kerja yang berhasil di tingkat nasional,” imbuhnya.

Menurutnya, zaman terus berubah, kebutuhan masyarakat makin kompleks.

Maka dari itu, kata Haji Idi, melalui forum APKASI ini, Pemkab Sampang harus selangkah lebih maju.

“Tentu dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati dua periode tersebut.

Untuk sekadar diketahui, APKASI adalah singkatan dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia.

Organisasi ini, merupakan wadah kerjasama antar pemerintah kabupaten di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2000.

APKASI berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah pusat dan pusat advokasi, fasilitasi, serta promosi potensi ekonomi dan investasi daerah.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi