PAMEKASAN • Sebanyak 82 desa di 11 kecamatan di Pamekasan dilanda kekeringan. Total 281 dusun kini krisis air bersih.

“Terdapat 281 dusun terdampak kekeringan,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, Senin (14/9/2026).

Rinciannya, 211 dusun masuk kategori kering langka. Sementara 70 dusun lainnya berstatus kering kritis.

“Dari jumlah itu, 211 dusun kering langka dan 70 dusun kering kritis,” tegas Dhofir.

Pemkab Pamekasan merespons dengan mengarahkan delapan armada truk tangki air.

“Penyaluran air bersih ini langkah awal mengantisipasi dampak kekeringan,” ujarnya.

Sektor kering kritis jadi perhatian utama petugas di lapangan.

“Masyarakat di wilayah kritis berpotensi mengalami kesulitan lebih besar untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Dhofir.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan langkah jangka panjang.

“Penanganan butuh penguatan sarana penyediaan air dan sumber air alternatif,” imbuhnya.

Dhofir menambahkan, seluruh peta lokasi terdampak telah disetujui Bupati Pamekasan.

“Data asesmen ini ditandatangani Bupati sebagai pijakan penetapan penerima bantuan air bersih 2026,” pungkasnya.

Penulis: Marshelina
✅ Editor: Redaksi