Dedikasi 12 Tahun FRPB Pamekasan Untuk Kemanusiaan
PAMEKASAN • Pengabdian tanpa batas waktu terus dibuktikan oleh Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan.
Organisasi kemanusiaan ini genap berusia 12 tahun pada Minggu, 1 November 2014 hingga 2026.
Sejak awal berdiri, komando utama dipegang teguh oleh Budi Cahyono.
Bagi Budi dan para anggotanya, kerja kemanusiaan tidak pernah mengenal kata libur.
“Panggilan kemanusiaan sering datang di waktu yang tak terduga,” ujar Budi Cahyono, Senin (2/11/2026).
Ia menyebutkan, banjir yang datang di dini hari hingga kebakaran tengah malam selalu direspons cepat.
Selama 12 tahun perjalanan, FRPB tumbuh menjadi dua pilar utama bagi warga Pamekasan.
Pertama, sebagai tim reaksi cepat yang selalu hadir paling awal di lokasi bencana.
Kedua, penyedia armada ambulans gratis 24 jam untuk warga kurang mampu.
Layanan ambulans ini siaga mengantar pasien darurat, ibu melahirkan, hingga kepulangan jenazah.
“Prinsip kami sederhana saja, kalau warga sedang susah, kami harus ada,” tegas Budi.
“Tidak ada alasan libur, tidak ada alasan capek. Selagi kami bisa bergerak, kami akan datang,” tambahnya.
Memasuki usia ke-12 ini, fokus gerakan mereka semakin diperluas.
FRPB kini aktif membangun benteng pertahanan dini melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah.
Tampak Budi turun tangan memberikan materi mitigasi bencana kepada puluhan siswa pramuka.
“Langkah ini diambil agar ilmu penyelamatan dasar melekat pada jiwa generasi muda,” ungkapnya.
Ia ingin anak-anak muda siap menjadi penolong pertama di lingkungan sekitarnya.
Budi tidak menampik, perjalanan selama 12 tahun ini diwarnai berbagai tantangan berat.
Keterbatasan armada dan rasa lelah kerap datang silih berganti.
Namun, semua hambatan itu sirna berkat kepercayaan besar dari masyarakat Pamekasan.
“Bagi kami, kepercayaan itulah yang membuat FRPB tetap berdiri kokoh sampai sekarang,” ucapnya.
Memasuki tahun baru organisasinya, komitmen peningkatan kualitas layanan terus digencarkan.
FRPB bertekad memperkuat kapasitas tim serta memastikan ambulans gratis tetap siaga.
“Terima kasih untuk semua relawan FRPB yang 12 tahun ini tidak pernah libur mengabdi,” ungkap Budi.
“Selama warga Pamekasan masih butuh kami, kami akan selalu ada,” pungkasnya.
✅ Penulis: Marshelina
✅ Editor: Redaksi


