Warga Keluhkan Minimnya LPJU di Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 25 Juli 2016 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

Pamekasan (regamedianew) – Gemerlapnya Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Pamekasan hanya terlihat di jalur ruas jalan kota saja, namun dibalik itu hanya terlihat sepintas di sisi kota Pamekasan, hal tersebut tidak begitu nampak dalam kota Pamekasan, melainkan sebaliknya di karenakan sebagian lampu penerang jalan umum nyaris belum tersentuh oleh instansi terkait, tepatnya arah keselatan Desa Bunder Kec. Pademawu menuju arah Desa Pademawu Timur serta arah keselatan dari tempat pariwisata talang siring. (25/07)

Hasil pantauan awak media diwaktu melintasi dua desa tersebut memang benar adanya bahwa LPJU tidak ada sehingga hal ini membuat awak media mengklarifikasi terkait dengan LPJU tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Pamekasan Moh. Zakir mengatakan, Rencana tahun 2017 akan dilaksanakan LPJU untuk Desa Bunder keselatan dengan berdasarkan program proposal yang di ajukan, karena di wilayah pademawu itu terbanyak LPJU, “serta tidak semua desa terpenuhi, menginggat di Kec. Pademawu paling banyak menggunakan LPJU,  selain itu anggarannya terbatas mas” tandasnya. Di tanya mengenai mekanismenya “untuk arah keselatan desa bunder menuju desa pademawu timur tidak menutut kemungkinan tidak ada jaringan LPJU, artinya jaringan LPJU beda dengan jaringan PLN mas, sejauh ini masih belum ada jaringan LPJU” Ucap Zakir.

Baca Juga :  Dandim Gorontalo Utara Turun Langsung Tangani Longsor

Di daerah Montok tepatnya keselatan dari tempat Pariwisata Talang Siring dan Candi juga tidak ada LPJU, warga kwatirkan terjadi hal yang tidak di inginkan, mengingat ruas jalan tersebut sangat gelap ketika malam hari, dalam hal ini zakir mengatakan “saya mengutamakan jalur – jalur umum serta jalur penting sedangkan jalur yang dimaksud adalah jalur kampung arah kedesa, di karenakan anggarannya terbatas mas”.

Baca Juga :  Ramadhan, Polri-Bhayangkari Omben Berbagi

Salah satu warga yang tak mau dikorankan mengatakan, Apapun dalihannya seharusnya instansi terkait harus peka dengan keadaan dan kondisi di wilayah yang tidak ada LPJU, menginggat sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, minimnya LPJU dapat menekan sebuah perbuatan tidak diingikan seperti perampokan, sungguh miris manakala Kabupaten Pamekasan identik dengan kultur agama dan pesantren tercoreng dengan ulah-ulah diluar narasi kita, “untuk itu penerang jalan  umum sangat di harapkan oleh masyarakat khususnya warga yang melintasi di ruas jalan tersebut, berkaitan denga hal tersebut saya berharap kepada instansi terkait jangan selalu menunggu laporan diatas meja melainkan luangkan waktu untuk mengkroscek kondisi Pamekasan salah satunya yakni lampu penerang jalan umum” ungkapnya. (Moh)

 

 

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB