Akibat Tergelincir, Bocah Asal Desa Karang Penang Tewas Tenggelam di Sungai

- Jurnalis

Kamis, 29 September 2016 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

img_20160929_050157

Sampang. (regamedianews.com)- Rizkiyah bocah perempuan berusia 5 tahun putri Munif (40 th) asal warga Dusun Duwe’ Ondung Desa Karang Penang Oloh Kec. Karang Penang ditemukan tewas di pinggir Sungai Pelle dekat rumahnya  sekitar pukul 14.45 Wib, rabu kemarin (28/09) akibat tergelincir dan terjatuh saat melawati jembatan berkondisi sangat licin.

Kronologisnya disaat korban bersama temannya Sumiyah (8 tahun) putri Muafi hendak mau berangkat sekolah Madrasah sekitar pukul 12.30 wib jarak tempuh sekolah dari rumah korban sekitar 1 km, keduanya tergelincir saat melewati jembatan berkondisi licin, akhirnya tercebur kedalam waduk serta terbawa arus sungai.

Iman (30 tahun) salah satu tetangga korban, cepat bergegas saat melihat keduanya terjatuh kedalam sungai mencoba menolong korban, namun Iman hanya berhasil menyelamatkan Sumiyah, sedangkan Rizkiyah sudah terbawa arus sungai dan tak terselamatkan.

Baca Juga :  Tingkatkan Realisasi Program, DPD KNPI Sampang Lakukan Evaluasi

Sekitar pukul 14.45 wib Rizkiyah ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa dipinggir sungai jarak sekitar 1 km dari jembatan tepat dirinya terjatuh, korban berhasil dievakuasi oleh warga, BPBD, PMI, dan Polsek Karang Penang.

Nurul Hidayat salah satu Anggota PMI Sampang saat dikonfirmasi usai mengevakuasi korban mengatakan, saat mendengar ada info korban tenggelam lagi, kami bersama tim langsung merapat ke tempat kejadian, sedikit ada kesulitaan saat mengevakuasi korban karena kondisi sisi sungai sangat licin, tapi berkat kekompakan dan kerja keras tim PMI Sampang serta warga, kami berhasil mengevakuasi korban.

Baca Juga :  Sampang Belum Ada Yang Positif Covid-19

“saya himbaukan kepada seluruh warga desa yang rumahnya berdekatan dengan sungai, apalagi punya anak kecil agar melarang anaknya bermain di area sungai karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, contohnya seperti kejadian kali ini, apalagi lagi saat ini musim hujan otomatis air sungai akan semakin meninggi” ucapnya.

Dengan kejadian ini, sudah tercatat tiga Warga yang menjadi Korban Meninggal Akibat hujan lebat di Sampang Bagian Utara akhir-akhir ini, diantaranya Siyah (50) warga Dusun Panatat Desa Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang yang terbawa arus air dan ditemukan tewas di Desa Palenggiyan Kecamatan Kedungdung dan Bela (5) Warga Dusun Gadding Daya Desa Blu’uran Kecamatan Karang Penang. (har/adi)

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru