Apes, Warga Torjun Tewas di Lindas Bus

- Jurnalis

Kamis, 20 April 2017 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (regamedianews.com) – Mahrus (40 th) asal warga Desa Pangongsean Kecamatan Torjun tewas seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di Jalan Raya Torjun (depan pasar, red)  korban tewas akibat terlindas Bus dari arah Bangkalan ke Sampang. Kecelakaan terjadi sekira pukul 17.20 wib, Kamis sore (20/04/2017).

Hasan salah satu saksi kejadian mengatakan, saat korban tengah mengendarai sepeda motor matic dengan Nomor Polisi (Nopol) L 6978 YS melaju dari arah barat Jalan Raya Jrengik menuju Sampang kota, kelihatannya korban terburu-buru dan mencoba mendahului bus dari arah yang sama, lepas kendali lalu korban terjatuh.

Baca Juga :  Tolak RUU KPK dan KUHP, Ratusan Mahasiswa Demo Kantor DPRD Bangkalan

” Memang waktunya hendak mau masuk maghrib, korban terburu-terburu dan mencoba mendahului bus yang ada didepannya, lepas kendali lalu korban terjatuh hingga masuk ke bawah bus” terangnya.

Pantauan regamedianews.com ditempat kejadian, kemacetan sempat terjadi beberapa menit, beruntung petugas kepolisian setempat segera ambil tindakan serta menangani kecelakaan tersebut, kemacetan bisa teratasi dengan cepat. Selang beberapa menit dari kejadian mobil ambulace datang dan membawa korban ke puskesmas.

Baca Juga :  Uji ETLE, Polda Gorontalo Temukan 70.525 Pelanggar Lalu Lintas

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Sampang AKP Erika Purwana SIK melalui Kanit Laka Ipda Suwalyadin Rizal mengatakan, menurutnya dari arah Jalan Raya Jrengik korban melaju berkecepatan tinggi, hendak mendahului korban menyenggol bus yang hendak didahuluinya.

” Korban terjatuh akibat menyenggol bus yang dikendalikan oleh JY (33 th) dengan Nopol N 7572 US dari  arah sama, apesnya korban terjatuh dan tewas ditempat akibat luka amat serius” ungkapnya. (adi/har)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB