Polisi Bekuk 3 Bandit Suramadu

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juni 2017 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, (regamediamewa.com) 17/06 – Menjelang mudik lebaran dihimbaukan bagi pengguna jalan untuk lebih waspada atau lebih berhati-hati, khususnya bagi pengguna jalan akses Surabaya – Madura. Tepatnya pada Kamis kemarin, (15/06/2017) Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap tiga bandit jalanan saat melakukan penyekatan di akses Jembatan Suramadu.

Tiga bandit jalanan yang dibekuk itu adalah Ainun Sodikin (20 th), warga Jl Petukangan Tengah Surabaya, Abdul Rohman (23 th), warga Jl Bulak Banteng Lor, Surabaya dan NW (16 th), seorang pelajar SMA asal Jl Kalimas Surabaya. Selain mereka, saat ini polisi tengah memburu satu anggota komplotan ini, yakni SP (20 th).

Menurut informasi yang dihimpun regamedianews.com, tiga bandit ini sudah mencuri motor di sebanyak 13 TKP selama 6 bulan. Selain di Surabaya, Mereka juga beraksi di Gresik dan Lawang, Malang.

Baca Juga :  8 Tersangka Kasus Narkoba Diamankan Polres Pamekasan

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, Ketiga bandit yakni, Ainun, Rohman dan NW berhasil dibekuk petugas bermula saat tim Anti Bandit melakukan penyekatan akses di Jembatan Suramadu, Kamis (15/06) dini hari, Petugas mencurigai seorang laki-laki yang mengendarai motor Honda Scopy. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata sepeda motor tidak dilengkapi surat-surat.

“Kendaraan-kendaraan dibawa ke wilayah Madura dan kemudian dijual dengan relatif murah. Setelah terjual, satu orang bisa mendapatkan Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta” tandasnya, Jumat (16/6/2017).

Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini suah beraksi di berbagai tempat di Surabaya, Gresik dan Lawang, Malang sebanyak 13 kali. Bahkan satu satu pelaku masih berusia 16 tahun.

Shinto menambahkan, modus yang dilakukan empat bandit ini dengan cara menggunakan dua motor mencari sasaran dengan berpatroli. Dan ketika mendapati sasaran, dua diantara yang dibonceng kemudian turun dan dengan segera mengambil motor itu menggunakan kunci T.

Baca Juga :  Rekonstruksi Kasus Dugaan Pencabulan di Bangkalan Dilakukan Dua Versi

Dalam pengakuannya, Ainun Sodikin di hadapan petugas mengatakan, dari hasil pencurian motor itu selalu dijual ke seorang penadah di Madura. Hasilnya dipakai untuk kesenangan. Seperti membeli handphone (HP), baju baru atau kesenangan lainnya.

“Biasanya laku Rp 2,5 juta dan uangnya dibagi rata buat kebutuhan hidup,” ucap Ainun.

Dari tiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor, Merk Honda Scoopy Nopol L 6429 QS, Honda Beat L 5571 FJ, 2 motor Honda Scoopy warna merah Nopol N 4458 TBF, senjata tajam jenis clurit dan 3 buah anak kunci dari besi yang dipakai mencuri motor. (rid)

Berita Terkait

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Berita Terbaru