Sosialisasi Penilaian Adipura, DLH Sampang Ajak Elemen Masyarakat Ciptakan Kebersihan Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2017 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Dalam rangka menghadapi penilaian adipura yang rencananya akan dilaksanakan bulan Oktober – November mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang melaksanakan sosialisasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Pajudan Desa Gunung Maddah Kecamatan Kota Sampang, Rabu (29/09/2017).

Menurut Kabid Kebersihan dan Persampahan DLH Sampang, Syarifuddin mengatakan, selain pesiapan penilaian adipura juga pengenalan TPA yang baru kepada SKPD terkait.

“Sosialisasi ini bertujuan agar SKPD mengetahui tentang TPA yang di bangun serta untuk persiapan adipura,” ujarnya, Jum’at (29/09/2017).

Baca Juga :  DPRD Gorontalo Utara; Diharapkan Pemkab Seriusi Pembangunan Jalan Wilayah Kepulauan

Sementara Plt Kepala DLH Sampang, Misdi mengatakan, sosialisasi merupakan moment penting dalam rangka penilaian adipura. Diharapakan dalam sosiaisasi yang digelar agar masyarakat bersama -sama untuk mensukseskan Sampang meraih penghargaan dalam penilaian adipura. Selain itu untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang bersih.

“Dalam hal ini diharapkan elemen masyarakat dan organisasi seperti LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan wartawan ikut serta mensukseskan penilaian adipura. Sasarannya adalah menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang bersih, maka pengahrgaan adipura di Sampang dirinyangan sendirinya tercapai,” jelasnya.

Baca Juga :  Akhirnya Dishub Aceh Izinkan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi Beroperasi

Selain itu Mitra Alam Indonesia, Totok mengungkapkan, pihaknya meyakini Sampang akan mendapatkan kembali penghargaan adipura, karena TPA yang dibangun ini sudah biasa dijadikan tempat wisata serta ada nilai edukasi bagi para siswa terkait cara pengolahan Sampah.

“Yang harus dilakukan peran serta stekholder, masyarakat, pemerintah daerah dan LSM, untuk bersama – sama menjaga lingkungan yang bersih. Sedangkan peran pemerintah serta tradisi masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting untuk mensukseskan Sampang mendapatkan piala adipura 2017 -2018,” ucapnya. (har/adi)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB