Jelang Tahun Baru 2018, Harga Komoditas Di Pasar Bangkalan Mulai Naik

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2017 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Menjelang tahun baru 2018, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun langsung memantau pergerakan harga komoditas pangan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan.

Kabag Perekonomian Pemkab Bangkalan, Joko Supriyono mengatakan, hasil temuan di Pasar Socah dan Pasar Ki Lemah Duwur (KLD), beberapa harga kebutuhan pokok tersebut secara perlahan bergerak naik. Namun, kenaikan harga itu dinilai masih dalam tahap kewajaran dan tidak memberatkan konsumen.

Baca Juga :  Sesar Lembang Bisa Menghasilkan Gempa Bumi Bermagnitudo 6,5-7

“Dari hasil temuan dibeberapa pasar, tidak ada kenaikan harga yang fantastis. Sekalipun ada yang harganya naik, tapi dalam batas normal,” ujarnya, Selasa (26/12/2017).

Menurutnya, komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya, telur ayam dari harga Rp 22 ribu perkilogram, kini dijual dengan harga Rp 26 ribu. Harga daging ayam juga naik menjadi Rp 36 ribu, dari harga semula Rp 35 ribu perkilogram.

Baca Juga :  Semakin Memanas, KPU Sampang Ditantang Tunjukan Video Tes Wawancara

“Penyebab kenaikan harga karena faktor hujan, sehingga menghambat proses pendistribusian,” ucapnya.

Joko menambahkan, melakukan operasi pasar menjadi salah satu solusi, jika terjadi lonjakan harga secara tiba-tiba. Menggelar pasar murah bisa menekan dan mencegah kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut.

“Untuk saat ini, harga masih aman dan semoga tidak ada lonjakan harga, jika itu terjadi nantinya akan dilakukan operasi pasar dan mengadakan pasar murah,” pungkasnya. (tar)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB