DPR Soroti Minimnya Purpusdes Di Pamekasan, Ini Penjelasan Kadis Perpustakaan

- Jurnalis

Selasa, 20 Maret 2018 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Sejumlah desa di Pamekasan memiliki fasilitas perpustakaan desa (perpusdes). Namun demikian, desa yang belum punya perpusdes jauh lebih banyak. Hal itu disoroti Komisi I DPRD Pamekasan.

”Pemkab harus mendorong penyediaan perpustakaan desa. Desa-desa yang belum memiliki perpustakaan harus dibina dan diarahkan agar menyediakan perpusdes,” kata Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail..

Ia menjelaskan, perpusdes sangat penting guna membangun SDM. Apalagi, Pamekasan memiliki julukan sebagai Kota Pendidikan. Fasilitas pendukung pendidikan hendaknya dimaksimalkan.

Baca Juga :  2017 Sampai Februari 2018, 64 Bencana Alam Terjadi Di Sampang

”Masyarakat perdesaan jarang datang ke kota hanya untuk membaca buku. Kalau disediakan perpustakaan di desa, warga bisa membaca literasi,” terangnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, Budi Ashari menjelaskan, dari 187 desa/kelurahan, yang memiliki perpusdes hanya 87 desa/kelurahan.
Seratus desa menjadi sasaran pihaknya ke depan untuk penyediaan pepusdes.

“Tahun ini 12 desa mendapatkan bantuan buku. Masing-masing desa memperoleh 100 buku. Tahun depan yang akan diajukan 16 desa. Kita ajukan ke provinsi,” terangnya.

Baca Juga :  Desa di Sampang Banyak Belum Memiliki Perpusdes

Budi menjelaskan, bagi desa yang telah memiliki perpustakaan, pihaknya tidak bisa membantu penambahan buku. Sebab, bantuan itu dari pemerintah provinsi. Pihaknya hanya bisa memberikan pinjaman buku bagi perpusdes yang membutuhkan.

”Perpustakaan daerah hanya mendapatkan jatah anggaran pengadaan buku Rp 150 juta sampai Rp 200 juta. Itu dana pemkab. Kami ada terobosan dengan pemerintah provinsi boleh pinjam buku dengan catatan dikembalikan,” imbuhnya. (man)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB