Rencana Bupati Pamekasan Naikan Pajak dan Retribusi Dapat Tanggapan Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 30 September 2018 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahsus, Ketua Komunitas Mahasiswa Palengaan (KOM_P)

Mahsus, Ketua Komunitas Mahasiswa Palengaan (KOM_P)

Pamekasan, (regamedianews.com) – Belum genap satu minggu dilantik, Bupati Baru Pamekasan, Baddrut Tamam merencanakan untuk menaikkan pajak dan retribusi demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rencana tersebut oleh sebagian masyarakat Pamekasan dinilai kurang tepat. Salah satu penilaian itu datang dari Komunitas Mahasiswa Palengaan (KOM_P).

Menurut Ketua KOM_P, Mahsus mengatakan, langkah Bupati Pamekasan untuk menaikkan pajak retribusi hanya akan membebankan rakyat di tengah perekonomian yang tidak stabil.

Baca Juga :  Kadisdik Provinsi Jatim Apresiasi Pameran SMK Mini Kabupaten Pamekasan

Baca juga Sertijab Bupati-Wabup Pamekasan, Terima Kasih Fattah Djasin

“Kondisi perekonomian saat ini sedang tidak stabil. Harusnya, pemerintah tidak melihat sebelah mata terhadap kondisi masyarakat, baik yang ada di kota, maupun di desa,” ungkap Mahsus, Minggu (30/09/2018).

Baca Juga :  Jelang Putusan MK, Kapolres Blitar Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail mengkritik rencana Bupati Pamekasan tersebut. Menurutnya, menaikkan pajak dan retribusi bukan Satu-satunya cara untuk meningkatkan PAD.

Baca juga Bupati Baru Pamekasan Akan Percepat Melaksanakan Program

“Solusi peningkatan PAD tidak hanya dengan menaikkan pajak, tetapi dengan cara mencari sumber-sumber PAD yang baru,” ungkap Ismail. (ff/har)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB