Pokja PJKC Gagas Pasanggiri Jaipong se-Kota Cimahi

0
441
Para pemenang dalam pagelaran tari jaipong tingkat SD se-Kota Cimahi.

Cimahi, (regamedianews.com) – Kelompok Kerja Jurnalis Kota Cimahi (PJKC) adakan pagelaran tari jaipong tingkat sekolah dasar se-kota Cimahi, bertempat di pelataran parkir Ramayana Departemen Store kota Cimahi, Sabtu (10/11/2018) kemarin.

Dalam sambutannya Walikota Cimahi melalui Kepala Disbudparpora setempat Budi Raharja menyampaikan, Cimahi memiliki potensi kekayaan seni dan budaya, tumbuh dan berkembang dari berbagai komponen masyarakat, melekat nilai-nilai positif warisan nenek moyang.


“Mengenali dan mencitai budaya kita sendiri adalah salah satu cara kita menjaga kelestarian budaya. Pemerintah kota Cimahi telah menempatkan peningkatan kwalitas sosial yang berlandaskan agama dan budaya, sebagai visinya,” tandasnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan, tidak dipungkiri masih ada sejumlah permasalahan yang masih harus dihadapi. Menurutnya, masalah itu muncul karena sudah mulai terkikis nilai budaya, oleh arus globalisasi yang menolak tradisi dan kesejarahan. “Hasil karya seni sudah memprihatinkan dan mulai terancam,” tuturnya.

Pihaknya berharap, event seperti ini sangat perlu sering di adakan, agar dapat mengembangkan bakat dan minat karya aksa dan rasa yang positif, untuk lebih mendekatkan seni dan budaya di kota Cimahi melalui ajang pasanggiri jaipong yang di adakan PJKC sekarang ini.

“Kami sangat mengapresiasi yang sebesar-besarnya dari pemerintah kota Cimahi untuk penyelenggara dalam hal ini PJKC,” pungkasnya.

Sementara saat diwawancarai awak media Budi Raharja mengatakan, ajang seperti ini sangat baik, karena sesuai visi misi kota Cimahi Maju, Agamis dan Berbudaya dan Pemerintah mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Mari kita kembangkan serta lestarikan budaya yang ada di kota Cimahi. Semoga dengan ajang pasanggiri jaipong ini bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap budayanya, terutama pada usia dini seperti ini yang harus lebih diperhatikan, hingga kita tidak perlu begitu khawatir dengan budaya luar yang masuk jika generasi penurusnya sudah mau peduli terhadap budayanya sendiri,” ucapnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Pasanggiri, Martin, didampingi Ketua PJKC Wahyudi mengatakan, pihaknya terdorong melaksankan pagelaran ini, karena melihat potensi yang ada khususnya usia dini. Pihaknya juga sengaja mengambil tingkat sekolah dasar, agar semakin melekatkan kecintaan akan seni dan budayanya.

“Peserta tingkat sekolah dasar sekota Cimahi diikuti oleh 108 peserta dengan dua kategori, kategori kelas 1-3 ,46 peserta dan kategori kelas 4-6, 62 peserta,” jelasnya. (agil)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here