Pj Bupati Sampang Buka Pagelaran Jambore Pemuda Daerah di Desa Nepa

0
388
Para peserta saat mengikuti apel pagelaran Jambore Pemuda Daerah.

Sampang, (regamedianews.com) – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang menggelar kegiatan Jambore Pemuda Daerah (JPD) di Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Jum’at (23/11/2018).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Sampang H. Jonathan Judianto dengan tujuan untuk menggali pemuda berbakat, serta untuk menyeleksi pemuda terbaik yang nantinya akan dikirim ke Jambore Pemuda tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019 mendatang.


Penjabat Bupati Sampang H. Jonathan Judianto mengatakan, pihaknya sangat mengapreasi atas kegiatan jambore pemuda daerah. Selain itu menururtnya, kegiatan tersebut harus membulatkan tekad para pemuda sampang, untuk meneladani perjuangan dan torehan tinta emas para pemuda yang tergabung dalam kongres pemuda.

Baca juga Tingkatkan Kreasi Dan Inovasi Pemuda, Disporabudpar Sampang Gelar Jambore Pemuda Daerah

“Kegiatan ini cukup bagus sekali, guna membulatkan tekad para pemuda Sampang meneladani perjuangan dan torehan tinta emas pemuda yang tergabung di kongres pemuda,” katanya.

Lebih lanjut H. Jonathan mengatakan, JPD ini merupakan wujud konkret kesiap siagaan pemuda daerah, khususnya Kabupaten Sampang, untuk terus berkreasi, responsif, terhadap segala perubahan, inovatif dengan ide kegiatan positif mampu menjawab tantangan global. Namun, tetap tidak melupakan karakter dan kearifan lokalnya sebagai orang Madura.

“Kegiatan JPD ini merupakan wujud konkret kesiapsiagaan pemuda dalam mengembangkan dan meneruskan buadaya kreatif, responsif terhadap segala perubahan inovatif dengan ide positif,” lanjut Jonathan.

Selain itu H. Jonathan mengatakan, revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sangat relevan, dalam mewujudkan pemuda-pemudi yang maju dan juga harus menjadi ruh dari gerakan mural.

“Dalam konteks lokal mentalitas para pemuda-pemudi Sampang harus terus dibangun, agar menjadi pemuda-pemudi yang unggul, berkompeten dan berdaya saing serta menjadi pemuda yang berprestasi tidak sekedar dalam konteks akademis dan pengetahuan. Tapi, juga prestasi lain yang bernilai positif. Seperti, seni, olahraga, kewirausahaan dan keagamaan,” ungkapnya.

Ia berharap, JPD ini bukan sekedar sebuah seremoni saja. Tapi,  memberi dampak signifikan terhadap pembangunan karakter. Juga JPD ini merupakan sebuah ajang untuk menyeleksi duta Kabupaten Sampang yang nantinya akan mewakili Sampang ditingkat Jawa Timur pada tahun 2019 mendatang.

Baca juga Lebih Dekat Dengan Hobairi, Pemuda Desa Berprestasi Mewakili Jatim Di JPI 2018

“Para pemuda Sampang bisa menjadi duta yang cerdas, aktif dan produktif dengan ide ataupun daya cipta yang bermanfaat bagi masyarakat melalui pemilihan duta pemuda. Perwakilan nanti bisa mempromosikan potensi wisata lokal terutu Desa Nepa yang tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik,” tuturnya.

H. Jonathan menambahkan, Pemuda kita tidak perlu terlalu muluk-muluk progres perubahan. Tapi, harus kita lakukan sesuai kapasitas yang ada. Tapi, harus tetap ada langkah nyata dalam kontes Sampang.
Karena indeks pembangunan manusia (IPM) di Sampang masih berada pada angka 59.90.

“Maka pemuda harus ikut berkontribusi meningkatkan IPM dan jadilah pemuda kreatif serta berjiwa entrepreneurship. Diharapkan jambore ini kedepannya bisa ditingkatkan lagi dan tidak hanya ditingkat pelajar saja, tetapi kepada para pengangguran agar bisa mempunyai kegiatan serta menambah wawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Sampang Ajie Waluyo mengatakan, kegiatan Jambore Pemuda Daerah itu di ikuti sebanyak 102 peserta berasal dari perwakilan 14 kecamatan dan irganisasi kepemudaan untuk saling menunjukkan kemampuan mereka dalam bersaing menjadi peserta yang terbaik.

“Dari masing-masing kegiatan lomba yang disediakan panitia yakni, Pembacaan Sumpah Pemuda, Foto Esai, Parade dan Seni dari masing-masing Kecamatan. Kami berharap peserta Jambore Pemuda Daerah Kabupaten Sampang ini bisa mewakili Provinsi Jawa Timur ketingkat nasional tahun 2019,” terangnya. (adi/har)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here