Sidang Lanjutan Kasus Narkoba di Pamekasan, Terdakwa Minta Hakim Beri Keringanan

0
441
ilustrasi

Pamekasan, (regamedianews.com) – Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa SB, Dusun Pong Kerrep, Desa Sokobanah Daya, Kabupaten Sampanh, di Pengadilan Negeri Pamekasan Kelas 1B, Rabu (12/12/2018).

Agenda sidang kali ini pembacaan tuntutan. Penuntut umum dalam tuntutannya membacakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.


Baca juga Lebih Dari 200 Hari Ditahan, Sidang Tuntutan Kedua Terdakwa Kasus Narkoba Seberat 8,75 Kg Lima Kali Ditunda

Terdakwa, tanpa hak menguasai narkotika golongan 1, sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalan tuntutannya, terdakwa dituntut 6 tahun penjara dan denda 800 Juta, subsidair 6 bulan.

Sidang dipimpin oleh H. Wadji Pramono, SH, MH. Bertindak sebagai Hakim Ketua, memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menggunakan haknya dengan pembelaan secara lisan atau secara tertulis.

H. Abd. Razak SH, MH dan Sutrisno, SH bertindak sebagai tim Penasehat Hukum terdakwa, setelah berdiskusi dengan mengambil keputusan untuk menggunakan pembelaan secara lisan.

Baca juga Dua Terdakwa Kasus Narkoba 8,75 Kg di Sampang Divonis Berbeda

“Terdakwa memohon kepada Hakim untuk diputus seringan-ringannya dan seadil-adilnya, karena terdakwa merupakan korban dari kejahatan narkotika,” ujar sebagaimana dalam pembelaannya.

Dengan latar buta hukum, lanjut Razak, terdakwa terjerumus, serta mempunyai tanggungan untuk menafkahi keluarganya dan masa depan daripada terdakwa, mengingat dari manfaat hukum itu sendiri.

“Sidang ditunda hari Senin tanggal 17 Desember 2018 medatang dan akan dilakukan pembacaan putusan,” imbuhnya. (hsn/sbd)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here