Musim Hujan, BMKG Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Saat Beraktivitas di Laut

- Jurnalis

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi gelombang tinggi

ilustrasi gelombang tinggi

Sumenep, (regamedianews.com) – Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi gelombang di wilayah perairan Sumenep, Madura, diperkirakan terjadi ketinggian.

Kepala BMKG Kalianget, Usman Kholid mengatakan, ketinggian gelombang tersebut diprakirakan akan terjadi peningkatan pada tanggal 16 dan 17 Desember 2018.

“Tapi peningkatannya tidak terlalu signifikan. Sementara untuk perkembangannya, kami akan terus meng-update setiap hari,” ujarnya, Minggu (16/12).

Baca Juga :  Safari Ramadhan Ke Robatal, Wabup Sampang Ajak Masyarakat Rawat Kebersamaan

Meski demikian, lanjut Kholid, kondisi gelombang cukup kondusif. Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan, agar tetap waspada, mengingat saat ini musim penghujan.

Baca juga Musim Pancaroba, BMKG Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Terjadinya Angin Puting Beliung

“Saat musim hujan seperti ini, dihimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitasnya di perairan atau laut, agar lebih waspada dan hati-hati,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRK Aceh Selatan Bentuk Pansus Sebelum Penyampaian LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2019

Kholid menjelaskan, musim penghujan seperti saat ini masyarakat perlu mewaspadai potensi adanya awan kumulonimbus, yaitu awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin.

Baca juga BMKG Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Saat Musim Pancaroba

“Masyarakat perlu mewaspadai potensi adanya awan kumulonimbus, karena bisa berdampak pada kecepatan angin dan tinggi gelombang,” ujarnya. (gus)

Berita Terkait

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terbaru

Caption: tidak perlu antre ke rumah sakit, masyarakat Sampang bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk daftar berobat (dok. Harry Rega Media).

Kesehatan

Berobat Ke RSUD Sampang Kini Bisa Daftar Online

Selasa, 6 Jan 2026 - 17:32 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Selasa, 6 Jan 2026 - 16:07 WIB

Caption: Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, saat diwawancara awak media, (dok. foto istimewa).

Daerah

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Jan 2026 - 14:04 WIB

Caption: Komisi II DPRD Pamekasan saat sidak Sentra Batik Kalampar yang mangkrak, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Selasa, 6 Jan 2026 - 08:52 WIB

Caption: Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, dampingi Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi saat diwawancara awak media, (dok. Syafin, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Senin, 5 Jan 2026 - 23:12 WIB