Hadiri Haul Akbar di Pon-Pes Sambilangan Bangkalan, Sandiaga Uno: Santri Harus Menjadi Lokomotif Pembangunan Ekonomi Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 27 Januari 2019 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Pondok Pesantren Sambilangan, KH. Shofwan Tadjul Anwar saat mendampingi Sandiaga Uno ziarah ke Makom KH. Abdul Karim

Pengasuh Pondok Pesantren Sambilangan, KH. Shofwan Tadjul Anwar saat mendampingi Sandiaga Uno ziarah ke Makom KH. Abdul Karim

Bangkalan, (regamedianews.com) – Wakil calon presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno ditemani tokoh nasional Roky Gerung menghadiri haul akbar KH. Abdul Karim, KH. Muqoddas Bin KH. Abdul Karim, KH. Ahmad Anwar Bin KH. Mugoddas (ke 135), KH. Shofwan Bin KH. Ahmad Anwar, KH. M. Tadjul Anwar Bin KH. Shofwan ke 153 di Pondok Pesantren Sambilangan, Desa Kramat, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (27/01/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI itu tiba di Pondok Pesantren Sembilangan Kramat Bangkalan sekitar pukul 09:15 Wib, disambut hangat oleh Pimpinan Pesanten Sambilangan Kramat, Ulama, Habaib, beserta tokoh masyarakat yang hadir pada acara Haul tersebut.

Seusai konkow beberapa menit kemudian, Sandiaga Uno bersama para kiyai dan didampingi Pengasuh PP. Sambilangan, KH. M. Sofwan Tajul Anwar, melakukan ziarah ke makom KH. Abdul Karim yang berlokasi di belakang rumah Pengasuh Pondok Pesantren Sambilangan.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Doa Untuk Keselamatan Bangsa

Dalam sambutannya Sandiaga mengatakan, acara haul ini mengingatkan pada perjuangan pendiri pesantren dalam memberikan pendidikan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Negara ini banyak berhutang pada pesantren, dengan para ulama dan santri.

“Pesantren tidak hanya untuk sarana pendidikan, melainkan juga dapat difungsikan sebagai pelatihan kewirausahaan. Enam puluh persen santri, jika diberi kejuruan untuk diberikan pelatihan, pendampingan dan permodalan bisa menciptakan lapangan kerja. Pesantren bukan hanya pusat pendidikan, tapi juga pusat pelatihan entrepreneurship bagi para santri,” jelasnya.

Sandi juga mengatakan, ucapan terima kasih karna masih diberi kesempatan hadir dalam haul tersebut. Dirinya mengaku sudah berkali-kali ke Pulau Madura dalam rangka membangun silaturahmi dan mohon restu kepada masyarakat Indonesia.

“Mator Sakalangkon (terima kasih), saya sudah beberapa kali ke Madura, lama-lama saya bisa bahasa Madura. Mator Sakalangkong (terima kasih), dan Ampon Baktonah (sudah saatnya),” ujarnya disambut ketawa masyarakat yang hadir.

Baca Juga :  Kasus Agraria di Desa Ibarat Terancam Dilaporkan Ke Kejaksaan

Selain itu, dirinya juga mendorong kaum santri lebih kreatif dan harus tampil produktif membangun ekonomi, setelah selesai mengeyam pendidikan di pesantren. Menurutnya, santri bukan hanya belajar agama namun santri juga harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi Indonesia. Dirinya mencontohkan seperti di Jakarta banyak alumni pesantren Madura berkiprah di bidang bisnis.

“Banyak para kiai di Jakarta bukan hanya menyebarkan agama islam, tapi menjadi pengusaha sukses dalam ekonomi, khusunya besi tua, saya ingin santri menjadi lokomotif pembangun ekonomi Indonesia ke depan,” tukasnya.

Cawapres yang mempunyai tagline Adil Makmur itu juga mengajak para santri bahwa sudah saatnya santri yang berperan “sudah waktunya, Ampon Baktonya,” pungkasnya.(sfn/tfk)

Berita Terkait

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB