Intensitas Hujan Tinggi, 2 Desa di Arosbaya Bangkalan Terendam Banjir

- Jurnalis

Senin, 28 Januari 2019 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat ketinggian genangan air menutupi lutut warga.

Terlihat ketinggian genangan air menutupi lutut warga.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangkalan mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.

Informasi yang diperoleh regamedianews.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan terdapat 8 Dusun di 2 Desa Kecamatan Arosbaya terendam banjir, Senin (28/01/2019).

Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan Rizal Morris mengatakan, di sejumlah akses jalan raya juga terendam banjir, sehingga mengakibatkan arus lalulintas kendaraan roda dua maupun roda empat terganggu dan tidak jarang para pengendara yang nekat menerobos banyak mogok.

“Dusun yang terdampak banjir saat ini adalah Dusun Pandian, Dusun Ngantemoran, Dusun Renguleng, Dusun Segeran, Dusun Bunalas, Dusun Lebak dan Dusun Mor lorong Desa Arosbaya serta Dusun Tak anyar Desa Buduran,” katanya.

Baca Juga :  Hasil MusDes, Hj. Dewi Ratnawati Terpilih PAW Kepala Desa Rabasan

Ia juga menjelaskan, faktor terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Arosbaya tersebut berasal kiriman dari wilayah Kecamatan Geger yang menyebabkan banjir luapan sungai Tambangan Arosbaya dengan ketinggian 50 cm sampai 1 meter.

“Yang terkena dampak sekitar 600 KK terendam yang ada di 8 Dusun, juga jalan air mata ebu, kantor Kecamatan Arosbaya, akses jalan menuju ke Kecamatan Geger yang mengakibatkan arus lalulintas macet,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Teka-Teki, Buntut Audensi Polemik ADK Berujung Rapat Internal Pimpinan Dewan

Selain itu Rizal juga menambahkan, selama banjir terjadi tidak ada korban, hanya sebagian hewan peliharaan masyarakat terbawa arus sungai, dan upaya dari tim TRC BPBD berserta personel Polsek Arosbaya, Koramil Arosbaya dan masyarakat melakukan pengaturan arus lalulintas dikerenakan terjadi kemacetan.

“Selain itu kami melakukan monitoring ketinggian air setiap jam, serta berkoordinasi dengan instansi terkait dan memberikan bantuan darurat berupa paket lauk pauk untuk didistribusikan ke korban terdampak banjir,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB