Pertamina Pimpin Penyerahan 2.500 Paket Makanan Siap Saji Bagi Korban Bencana Banjir Konawe

- Jurnalis

Selasa, 18 Juni 2019 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan dari beberapa BUMN serah bantuan berupa makanan siap saji kepada korban banjir di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Perwakilan dari beberapa BUMN serah bantuan berupa makanan siap saji kepada korban banjir di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Konawe, (regamedianews.com) – Sehubungan dengan bencana banjir di kawasan Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara yang disebabkan hujan deras beberapa waktu lalu dan telah ditetapkannya status tanggap darurat oleh Bupati Konawe Utara.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjuk PT Pertamina (Persero) sebagai koordinator penyerahan bantuan korban di Konawe. Pertamina langsung bergerak cepat mendistribusikan 2.500 paket makanan siap saji di 3 Kecamatan terdampak banjir, di antaranya kecamatan Wonggeduku, Pondidaha dan Kecamatan Konawe.

Baca juga Empat Desa di Arosbaya Bangkalan Kembali di Genangi Banjir

Hingga saat ini tercatat jumlah bantuan yang disalurkan dan dilaporkan ke Pertamina sudah mencapai Rp. 445 juta, yang merupakan hasil gabungan dari beberapa BUMN diantaranya (Pertamina, BNI, Jamkrindo, Perum Bulog, BRI, dan Kimia Farma).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII PT Pertamina (Persero) menjelaskan, Proses distribusi berlangsung sejak hari Jum’at (15/6). Paket makanan siap saji ini berupa nasi, sayur dan lauk berupa ayam atau ikan.

Saat ini tim Pertamina Peduli sudah standby di lokasi, dan tim relawan pekerja juga sudah dikoordinasikan untuk menambah personil pada kesempatan pertama serta terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga :  PJ Kades Torjun Sampang Bantu Warga Tak Tercover DTKS Pakai Dana Pribadi

Selain itu, Pertamina juga telah mendirikan Posko BUMN Hadir Untuk Negeri yang berada di Desa Abelisawa, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe.

“Berdasarkan hasil tinjauan langsung ke lokasi, makanan siap saji, makanan bayi, air bersih, dan selimut serta pakaian adalah kebutuhan yang paling vital dan mendesak bagi warga yang harus terpenuhi. Hal ini diakibatkan karena air yang masih menggenang”, jelasnya.

Hatim melanjutkan, Proses distribusi bantuan juga tidak mudah, karena tingginya air dan sulitnya medan menuju lokasi, sehingga tim harus menggunakan perahu menuju lokasi warga yang mengungsi untuk menyalurkan bantuan.

Baca juga Manfaatkan Genangan Banjir di Persawahan, Warga Desa Pasuruan Pati Adakan Festival Lomba Perahu Rakyat

“Pos dapur air pun kita siapkan di Desa Tawarulondro Kec. Wonggeduku kab. Konawe. Yang menyediakan minuman hangat berupa teh, susu, kopi, dan sereal untuk sedikitnya melayani 885 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian”, pungkasnya.

Baca Juga :  BPJS Pamekasan, Memberikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dalam menyalurkan bantuan dan menyiapkan daftar kebutuhan yang mendesak untuk kemudian disampaikan kepada BUMN Donatur.

Menurut data BPBD Konawe Utara, jumlah pengungsi akibat banjir yang melanda daerah itu mencapai 7.513 jiwa, sementara 202 rumah rusak. Jumlah kepala keluarga yang terdampak secara keseluruhan sebanyak 1.905 kepala keluarga (KK) atau 7.513 jiwa.
Sebanyak 1.703 unit rumah, lima masjid, empat Puskesmas dan tiga pasar tradisional terendam banjir. Bahkan empat jembatan tidak bisa diakses, 8 sekolah dan 3 SMP juga ikut terendam banjir.

Neneng, salah satu Korban terdampak banjir bandang di Desa Laloika Kec. Pondidaha, Kab. Konawe mengatakan, banyak terimakasih atas Bantuan makanan siap saji yang disalurkan oleh Pertamina kepada pengungsi yang terisolir di 3 Desa di Pondidaha.

“Ini sangat membantu warga yang masih bertahan di tengah-tengah banjir bandang yang merendam sampai atap rumah warga”, ujar Neneng mewakili sekian banyak warga yang merasakan manfaat dari bantuan ini. (onal)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB